/
Kamis, 02 Februari 2023 | 15:50 WIB
Foto bersama Ferry Irawan, ibunya, ibu Venna Melinda, Venna Melinda, dan putri bungsu Venna, Vania (Instagram)

Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda, ternyata turut mempengaruhi tumbuhkembang Vania, adik bungsu Verrell Bramasta.

 

Venna Melinda sendiri sudah menegaskan tidak membuka pintu maaf bagi Ferry Irawan. Dia akan tetap melanjutkan proses pidana terhadap sang suami.

 

Selain itu, Venna juga mengatakan bakal mengajukan cerai meski biduk rumah tangga mereka baru berusia 10 bulan.

 

Setelah dianiaya hingga berlumur darah oleh Ferry Irawan di sebuah hotel Kota Kediri, Jawa Tengah, bulan lalu, Venna mengakui banyak mendapat dukungan.

 

Dukungan tersebutlah yang membuat Venna Melinda mantab melanjutkan proses hukum dan percerain.

Baca Juga: Bukan Soal Dukungan Anies, Hasan Hasbi Ungkap 3 Ganjalan Koalisi Perubahan yang Belum Terselesaikan

 

Dukungan utama yang membuat Venna Melinda kuat sebagai korban KDRT adalah dari ketiga anaknya.

 

Bahkan, kata Venna Melinda, si bungsu Vania juga meminta dirinya tidak lagi tinggal seatap dengan Ferry Irawan.

 

“Saya sebenarnya pada fase depresi. Tapi keluarga saya sangat mendukung. Ada rasa sesal dan bersalah begitu besar di saya,” kata Venna Melinda seperti dikutip dari kanal YouTube Was Was, Kamis (2/2/2023).

 

Dukungan dari si kecil Vania juga menurut Venna Melinda sangat berarti. Anak angkatnya tersebut selalu ada untuk menghibur ketika Venna Melinda depresi seusai jadi korban KDRT.

 

"Vania yang selalu menghibur. Dia juga tak pernah tanya lagi Dadda (Ferry Irawan). Dia tahu soalnya,” kata Venna Melinda.

 

Bahkan, kata Venna Melinda, Vania sampai-sampai membuang gelang yang terdapat tulisan Ferry Irawan.

 

“Dia bilang, mama aku mau buang ini. Aku enggak mau lihat lagi gelang ini mama,” kata Venna Melinda menirukan perkataan Vania.

 

Dengan banyaknya dukungan tersebut, termasuk dari si kecil Vania, membuat Venna Melinda tegar menghadapi masalah KDRT.

 

“Verrell, Naufal, dan Vania yang membuat saya kuat. Alhamdulillah saya sekarang bisa menata hati kembali sedikit demi sedikit.”

 

Venna Melinda juga bertekad, begitu masalahnya selesai, bakal menjadi pendamping bagi korban-korban KDRT lainnya.

 

“Saya mau memotivasi sesama perempuan, tak ada yang bisa menolong kita kecuali diri kita sendiri,” kata Venna Melinda.

Load More