Balon mata-mata China terdeteksi terbang di atas wilayah Amerika Serikat, demikian dikatakan pejabat Departemen Pertahanan AS pada Kamis (3/2/2023).
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari jelang kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken ke Beijing, demikian dilansir dari Reuters, Jumat (3/2/2023).
AS telah mengerahkan sejumlah jet tempur untuk menembak jatuh balon mata-mata China itu, tetapi sejumlah petinggi militer AS meminta Presiden Joe Biden untuk tidak menghancurkan balon itu karena khawatir puing-puingnya akan mengenai masyarakat.
Alhasil balon mata-mata China tersebut kini disita oleh pemerintah AS.
Di utara AS, pemerintah Kanada juga mengumumkan telah mendeteksi balon mata-mata di sekitar wilayahnya. Tetapi pemerintah Kanada tidak merinci lebih jauh soal balon mata-mata tersebut.
Kabar tentang balon mata-mata China itu pertama kali diumumkan dalam sebuah acara di Universitas Georgetown yang dihadiri oleh Direktur CIA, badan intelijen AS, William Burns. Dalam kesempatan itu Burns mengatakan bahwa China adalah tantangan geopolitik terbesar AS saat ini.
"Pemerintah telah mendeteksi dan melacak sebuah balon mata-mata yang terbang di atas daratan AS saat ini. Balon itu terbang di atas ketinggian pesawat komersial dan tidak mengancam baik secara fisik maupun militer," terang juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder.
Kementerian Luar Neger China, Mao Ning mengatakan Beijing sedang memeriksa kebenaran berita tersebut.
"Sampai fakta-fakta sudah diperiksa seluruhnya, spekulasi dan hype tidak akan membantu menemukan solusi dalam masalah ini," kata Mao Ning dalam jumpapers harian di Beijing, Jumat (3/2/2023).
Sementara itu Departemen Luar Negeri AS sudah melayangkan keluhan ke Beijing lewat saluran diplomatik.
Sejumlah politikus AS kini mendesak Blinken untuk membatalkan kunjungannya ke China pekan depan. Tetapi Gedung Putih belum memberikan keterangan soal perubahan rencana kunjungan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli