/
Jum'at, 03 Februari 2023 | 21:58 WIB
Thomas Doll, Shin Tae-yong (Suara.com)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membalas pernyataan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll yang menganggapnya tidak mengerti sepak bola.
"Kalau saya tidak tahu tentang bola bagaimana bisa jadi pelatih Piala Dunia dan bagaimana bisa jadi pelatih Timnas Indonesia?," ujar Shin Tae-yong, di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2023).
Dia menambahkan, seharusnya Thomas Doll bisa menjaga pernyataannya. 
"Memang benar kata pelatih Persija kalau tingkat atau level liga sangat tinggi, tetapi ya tidak seperti itu saat ini karena ada kekurangan juga dan juga ini permintaan dari pak Presiden, Jokowi, dan pak Menpora  juga," tutur Shin Tae-yong.
Thomas Doll, Shin Tae-yong (sumber: Suara.com)

Sebelumnya pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengkritik program pemusatan latihan (TC) yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong. 

"Bagi saya, pemain-pemain Timnas Indonesia U-20 itu harus bermain di Liga 1. Jadi, mereka mempunyai sebuah kompetisi," kata Thomas Doll.

Thomas Doll bahkan menyayangkan TC jangka panjang Timnas Indonesia U-20. Sebab menurutnya TC itu tidak memberikan dampak besar untuk perkembangan pemain.

"Semua pemain Timnas Indonesia U-20 itu membutuhkan sebuah kompetisi. Saya merasa STY tidak paham soal ini," ungkap Thomas Doll.

Jelang turun di turnamen dua tahunan itu, Shin Tae-yong memanggil 30 nama. Dari 30 nama tersebut, sembilan di antaranya merupakan personel Persija Jakarta. Hal inilah yang membuat pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll merasa keberatan jika seluruh pemainnya dipanggil untuk mengikuti TC.

Load More