Sebelumnya pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengkritik program pemusatan latihan (TC) yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong.
"Bagi saya, pemain-pemain Timnas Indonesia U-20 itu harus bermain di Liga 1. Jadi, mereka mempunyai sebuah kompetisi," kata Thomas Doll.
Thomas Doll bahkan menyayangkan TC jangka panjang Timnas Indonesia U-20. Sebab menurutnya TC itu tidak memberikan dampak besar untuk perkembangan pemain.
"Semua pemain Timnas Indonesia U-20 itu membutuhkan sebuah kompetisi. Saya merasa STY tidak paham soal ini," ungkap Thomas Doll.
Jelang turun di turnamen dua tahunan itu, Shin Tae-yong memanggil 30 nama. Dari 30 nama tersebut, sembilan di antaranya merupakan personel Persija Jakarta. Hal inilah yang membuat pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll merasa keberatan jika seluruh pemainnya dipanggil untuk mengikuti TC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beda Rice Cooker dan Magic Com, Jangan sampai Salah Pilih untuk Masak Nasi
-
BRIN Kaji Panel Surya Generasi Baru untuk Dorong Kemandirian Energi Indonesia
-
Anggota Geng Motor di Deli Serdang Ditangkap Jual Sabu di Rel Kereta Api
-
Ternyata Ini di Balik Benjamin Netanyahu Tolak 15 Poin Perdamaian Gaza dari Donald Trump
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Jebakan Narsisme Kebudayaan: Mengapa Delegasi Mahasiswa Harus Berhenti Sekadar Jadi 'Performer'
-
JPPI Minta Evaluasi Buku Pelajaran Tak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Bisnis
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra
-
Kala Hati Mengajak Pulang: Perjalanan Nyoman Nadiana Membangun Desa Les
-
Takut Dibom Houthi, Kapal Tanker Arab Saudi Samarkan Rute Pelayaran ke Terusan Suez