/
Sabtu, 04 Februari 2023 | 11:46 WIB
Venna Melinda mengaku tak akan berdamai dengan Ferry Irawan. Foto: Hotman Paris dan Venna Melinda di Polda Jawa Timur, Kamis (26/1/2023). (SuaraJatim/Dimas Angga)

Baru-baru ini Ferry Irawan ditetapkan sebagai tersangka atas KDRT terhadap istrinya, Venna Melinda.

Perseteruannya belum usai, Ferry Irawan mendadakan melakukan ancaman akan menyebarkan video telanjang sang istri dan hubungan intimnya dengan Venna ke publik.

Tak main-main, Ferry mengancam akan membuat video syur itu viral di jagat media sosial.

Ferry dikabarkan mengancam sebagai bujukannnya kepada Venna supaya mau berdamai dari kasus KDRT yang saat ini masih bergulir.

Ancaman Ferry itu lantas tak membuat pihak Venna Melinda takut. Pengacaranya, Hotman Paris, seketika langsung pasang badan.

Hotman Paris justru menantang balik Ferry Irawan untuk membuktikan ancamannya tersebut.

"Berani gak dia, kalau dia laki-laki, ayo sebarkan saja! Berani gak, ada gak?" kata Hotman Paris dikutip dari tayangan kanal YouTube Cumicumi, Sabtu (04/02/2023).

"Karena itu sama sekali nggak ada, itu fitnah ya, enggak ada. Makanya tunjukkan aja dulu, engak usah disebarkan, ada nggak?" sambungnya.

Selain itu, pihak Ferry juga ikut melontarkan ancaman bakal membuka kasus Bogor.

Baca Juga: Pemerintah Terjun ke Lapangan Tangani Laporan Karyawan Lembur Tapi Tak Dibayar di Jateng

Menanggapi isu ancaman tersebut, kuasa hukum Ferry Irawan menyebut terdapat miskomunikasi.

"Sedikit miskomunikasi ya, yang perlu saya klarifikasi bahwa saya melihat dari akun media sosial kuasa hukum Mbak Venna. Ada beberapa postingan beliau yang menyampaikan bahwa kami ini istilahnya mengancam," ujar kuasa hukum Ferry.

"Kami menggertak soal kasus di Bogor itu perlu diluruskan bahwa saya dan tim kuasa hukumnya keluarga pun tidak tahu menahu soal apa yang dimaksud," imbuhnya.

Pihak keluarga Ferry Irawan tetap mengedepankan perdamaian. Mereka mengklaim berita terkait ancaman dan tak mau berdamai tidak benar.

"Kalau kami tetap, keluarga pada prinsipnya dari awal ya mbak ya dari tanggal 8 Januari 2023 itu keluarga besar pada prinsipnya adalah ingin melakukan upaya bersilaturahmi dan mungkin kami meminta maaf secara langsung kepada Mbak Venna dan keluarga," tambahnya.

Load More