Publik sepakbola Tanah Air dikejutkan oleh informasi bahwa dua legiun asing PSIS Semarang, ngebet minta dinaturaliasi agar bisa membela Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae yong.
Kedua pemain asing PSIS Semarang yang diklaim ingin segera dinaturalisasi itu adalah Carlos Fortes dan Taise Marukawa.
Carlos Fortes adalah pemain asal Portugal. Sementara Taise Marukawa adalah pemain kelahiran Jepang.
Namun, benarkah informasi tersebut?
Pemeriksaan fakta
Baca Juga: Thomas Doll Bakal Alami 3 Hal Ini Jika Terus Serang Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Informasi yang menyebut Carlos Fortes dan Taise Marukawa minta dinaturalisasi oleh PSSI kali pertama disebar oleh kanal YouTube Dapur Bola.
Kanal YouTube tersebut mengunggah sebuah video berjudul “Shaybe Pattynama sah jadi WNI! Marukawa dan Fortes ingin dinaturalisasi. PSSI harus bergerak cepat” pada 12 Januari 2023.
Sejak diunggah, video berdurasi 9 menit 36 detik tersebut sudah ditonton oleh sedikitnya 100 ribu orang.
Namun, judul konten tersebut ternyata tidak sejalan dengan isi videonya. Dalam videonya, narator justru menyebut Carlos Fortes dan Taise Marukawa pantas untuk dinaturalisasi.
Sebab, gaya permainan baik Carlos Fuentes maupun Taise Marukawa sudah sukses mencuri perhatian pecinta sepakbola Indonesia.
Bahkan keduanya sudah bermain ciamik tatkala membela Arema FC pada Liga 1 musim 2021-2022.
“Fortes sudah melesakkan 25 gol. Dia layak dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia,” demikian kata narator dalam video.
Lebih jauh lagi, video itu justru mengulas ada 7 pemain asing yang bermain di BRI Liga 1 dan cocok membela Timnas Indonesia.
Dari total 7 pemain yang disebut, ada 2 yang membela PSIS Semarang, yakni Carlos Fortes dan Taise Marukawa.
Untuk diketahui, PSSI kini sedang fokus membangun Timnas Indonesia U20. Sementara Carlos Fortes kini berusia 28 tahun. Sedangkan Taise Marukawa berumur 26 tahun.
Tak hanya itu, PSSI juga mempunyai kebijakan menaturalisasi pemain-pemain asing yang mempunyai darah Indonesia.
Kesimpulan
Dengan demikian, klaim judul video kanal YouTube tersebut adalah kebohongan atau hoaks. Sebab, antara judul dengan isi konten video yang disebar tidak berkesesuaian. Terlebih judulnya tidak sesuai dengan fakta.
Berita Terkait
-
3 Pemain Keturunan Indonesia yang Moncer di Liga Qatar, Shin Tae-yong Berminat?
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs PSIS Semarang, BRI Liga 1 Sore Ini
-
5 Pelatih yang Dipecat Gara-gara Kalah dari Timnas Indonesia Racikan Shin Tae-yong
-
Link Nonton Persik vs PSIS Hari Ini (4/2), Ini Situs Streaming Gratisnya
-
Korban Timnas Indonesia, Vietnam Pakai Cara Licik Tampil di Piala Dunia U-20 2023?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM, Putri Ahmad Bahar Trauma Berat
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Pesona Elegan Anggun C Sasmi Bikin Wanda House of Jewels Jadikan 'D Color Lady'
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Stok Sapi Kurban di Sleman Ternyata Minus 5.381 Ekor, Warga yang Mau Kurban Harus Bagaimana?
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
Puluhan Tas Mewah dan Perhiasan Sandra Dewi yang Laku Terjual di Pelelangan BPA Fair