/
Senin, 06 Februari 2023 | 12:15 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. (PIXABAY)

Warga Jambi digegerkan dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukan kepada 11 anak di bawah umur di rental PS (PlayStation).

Kasus pelecehan 11 anak ini dilakukan oleh seorang ibu muda berinisial NY (25) yang berdomisili di Rawa Sari, Kota Jambi.

Diketahui 11 anak itu terdiri dari sembilan laki-laki dan dua perempuan, yang mana usianya berkisar 8-15 tahun.

Pelecehan seksual itu bermula ketika NY berpura-pura mengaku kepada salah satu orang tua korban, di mana korban telah memperkosanya.

Pelaku mengaku telah dibekap dan dipegang-pegang.

"Namun setelah ditanya ke anaknya, itu (pengakuan pelaku) tidak ada," ujar salah seorang orang tua korban, dikutip dari Suara.com, Senin (6/2/2023).

Orang tua korban itu juga mengungkapkan identitas NY.

Sehari-hari dia membuka rental PS bersama suaminya, yang mana tempat itu kemudian banyak dihadiri oleh anak-anak.

Orang tua korban melanjutkan kalau anaknya disuruh oleh pelaku untuk menonton film dewasa.

Kelakuannya yang lain juga diungkap seperti menarik korban ke dalam kamar dan dikunci, yang mana setelahnya korban disuruh memegang alat vital pelaku.

Khusus untuk korban perempuan, mereka turut dipaksa menonton film dewasa.

Korban juga disuruh mengintip pelaku saat berhubungan seks dengan suaminya, yang mana pintu kamarnya sengaja ia buka.

Tapi sang suami tidak mengetahui kelakuannya tersebut.

Pelaku sendiri telah ditahan di Polda Jambi usai dilakukan proses gelar perkara serta pemeriksaan sejumlah saksi.

"Masih 11 anak yang masih diambil keterangannya yang juga didampingi oleh orang tuanya," ujar Direskrimum Polda Jambi, Kombes Andri Ananta kepada awak media, Sabtu (4/2/2023).

Andri mengungkapkan, sampai proses gelar perkara, korban tercatat masih 11 orang anak. Meski demikian, kata dia, korban bisa saja bertambah. Hal ini berdasarkan keterangan orang tua korban yang menyatakan ada korban lain.

Load More