Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan juru taktik Timnas Indonesia Shin Tae-yong sempat bersitegang lantaran berselisih paham terkait training camp (TC) jangka panjang Timnas U-20.
Namun demikian, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan, selisih pendapat antara keduanya hanyalah masalah komunikasi.
"[Komunikasi antara keduanya] belum bisa terjadi karena kegiatan-kegiatan Coach Shin yang pegang tiga tim, senior, U-23 dan U-20, itu menyita waktu yang sangat banyak sekali," kata Indra Sjafri dalam sebuah wawancara via sambungan telepon yang diunggah kanal YouTube Tommy Desky, dikutip dari Suara.com, Selasa (7/2/2023).
Lebih lanjut, Indra Sjafri juga memaklumi kenapa Thomas Doll belum bersedia untuk melepas sembilan pemainnya untuk mengikuti TC.
Karena sebagai pelatih, tentu dituntut oleh manajemen klub untuk membuat pemain tampil gemilang.
Namun demikian para pemain juga diminta untuk ikut membela Timnas dalam perhelatan internasional.
"Sebenarnya TC yang dibuat coach Shin ini sudah masuk roadmap sejak desember kemarin, karena memang ini persiapan yang berbeda. Indonesia menjadi tuan rumah, jadi ada tuntutan lebih untuk Timnas. Ini memang harus dikomunikasikan dengan klub," terangnya.
Selisih paham antara Thomas Doll dan Shin Tae-yong dimulai saat Shin Tae-yong memanggil sembilan pemain Persija Jakarta untuk melakukan TC. Namun demikian, TC jangka panjang yang akan diterapkan pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak efektif. Pasalnya pemain butuh banyak menit bermain daripada hanya sekedar latihan sepanjang waktu.
Baca Juga: Padi Reborn Hingga D'Masiv Hibur Dua Ribu Penonton Cilegon, Kunjungan Wisata Meningkat
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural
-
Inul Daratista Tegas Tolak Tawaran Masuk Politik: Takut Jadi Umpan Politik dan Tumbal Keadaan
-
Koalisi Ojol Nasional Tegaskan Tak Ikut Demo 27 Agustus: Driver Harus Waspadai Hoaks
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
-
Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT