Penyanyi Titi DJ belakangan ini menjadi sorotan publik usai menjalani operasi anti aging di Korea Selatan. Sesuai namanya, operasi tersebut dilakukan untuk membuat Titi DJ semakin terlihat cantik dan awet muda.
Titi DJ mengaku dirinya berangkat sendirian ke Korea Selatan tanpa ditemani anak. Meski begitu, ia memiliki orang tepercaya yang membantunya di Negara Gingseng tersebut.
Saat ditanya pendapat anaknya soal wajah Titi DJ usai operasi, pelantun Sang Dewi itu mengaku mendapat pujian dari anak-anaknya.
Menurut anak-anak Titi DJ, wajah sang mama kini menjadi mirip orang Korea, entah apakah itu faktor lokasi di mana ia menjalani operasinya.
"Mama mukanya sih tetap mama, cuma kenapa jadi perempuan Korea ya ma," ucap Titi DJ menirukan komentar anaknya, seperti dikutip dari Brownis pada Rabu (8/2/2023).
Selain itu, anak-anak Titi DJ pun tak mempermasalahkan keputusan sang ibu yang ingin melakukan operasi anti aging. Rupanya, Titi DJ ingin menjalani operasi tersebut sejak umurnya 50 tahun.
Bagi sang anak, kebahagiaan Titi DJ adalah yang utama.
"Anak-anak yang penting mamanya happy," tambah Titi DJ.
Ibu empat anak itu menceritakan bahwa operasi berjalan selama enam jam. Untuk proses pemulihan hingga wajahnya 'mengempes' setelah operasi, dokter mengatakan setidaknya enam bulan.
Baca Juga: Hasil Pertemuan Timnas Indonesia - Persija soal Konflik Shin Tae-yong vs Thomas Doll
Titi DJ mengaku melakukan operasi anti aging untuk kebahagiaannya sendiri dan tak bermaksud untuk membuat heboh.
Penampilan Titi DJ saat ini pun menuai komentar dari warganet.
"Cantik, emang kelihatan lebih muda. Bener-bener Korea top buat operasi," tulis akun Goh Laymui
"Cantik, bagus banget hasil operasinya nggak merubah wajah asli. Hanya mengencangkan kulit," komentar Yohanna Mumpuni
"Wajah Titi DJ masih tetap ada, cuma sekarang nampak lebih muda dan cantik. Operasinya bagus sekali," tambah Laila Indo
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam