/
Jum'at, 10 Februari 2023 | 18:29 WIB
Pemerintah India meminta masyarakat menggantikan Hari Valentine dengan Hari Memeluk Sapi. (suara.com)

Pemerintah India meminta warganya untuk tidak ikut-ikut budaya Barat dengan merayakan hari kasih sayang atau Hari Valentine. Sebagai gantinya warga diminta untuk memeluk sapi, binatang yang dianggap suci di negara tersebut.

Bagi masyarakat Hindu India, sapi adalah binatang suci dan sakral. Pemerintah India mengatakan, memeluk sapi bisa membuat seseorang lebih kaya secara emosi dan lebih bahagia.

Hari Memeluk Sapi ini merupakan inisiatif dari Pemerintah India yang kini dikuasai oleh partai Hindu ultranasionalis, Bharatiya Janata Party dengan Perdana Menteri Narendra modi. Menurut mereka, Hari Valentine adalah budaya Barat yang bisa merusak generasi muda.

Partai berbasis agama ini sebelumnya sudah membentuk sejumlah aturan terkait sapi di India. Misalnya sebagian besar negara bagian India kini sudah melarang penyembelihan dan penjualan sapi. Konsumsi daging sapi juga dilarang, termasuk di Ibu Kota India.

Pada 2021 lalu partai berkuasa India ini juga berencana menggelar ujian nasional ilmu pengetahuan sapi, yang dirancang oleh Komite Nasional Sapi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan yang baru.

Untungnya ujian ini ditundak digelar karena mempromosikan ilmu pengetahuan palsu atau pseudosains tentang sapi, yang diserap dari mitos-mitos dalam agama.

Salah satu materi dalam ilmu pengetahuan sapi di India itu adalah bahwa sapi India memiliki lebih banyak emosi ketimbang sapi di negara lain; punuk sapi India mengandung kekuatan magis; dan kotoran sapi India bisa mencegah radiasi.

Sementara itu seiring dengan semakin kuatnya kekuasaan BJP di India, hal-hal yang dinilai berbau asing dan berasal dari tradisi budaya serta agama lain ditentang dengan keras.

Gerombolan-gerombolan pemuda Hindu garis keras di India kerap melakukan razia ilegal untuk menegakkan moral, menyerang toko-toko yang menjual pernak-pernik Valentine dan menyerang pasangan yang bergandengan tangan.

Load More