Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena ikut campur permasalahan yang menimpa rekan sesama artis, ibu tiga anak ini menyoroti vonis hukuman mati yang diterima Ferdy Sambo.
Menurutnya, vonis yang diberikan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso kepada salah satu terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut tidaklah tepat.
Nikita Mirzani lantang mengatakan bahwa dirinya memerangi vonis hukuman mati yang didapat oleh Ferdy Sambo.
"Saya sebagai manusia yang mempunyai hati dan nurani, saya tidak setuju hukuman mati itu ada," kata Nikita seperti dikutip melalui unggahan akun TikTok @fentiindahmetia pada Kamis (17/2/2023).
Kekasih Antonio Dedola ini mengujarkan jika hukuman yang paling tepat diberikan kepada suami Putri Candrawathi tersebut adalah hukuman seumur hidup.
"Udah cukup seumur hidup. Seumur hidup dia akan berpikir selama di penjara mungkin dalam satu tahun dua tahu tiga tahun mungkin dia akan bertaubat. Kasihlah dia untuk bertaubat," terang Nikita.
Dalam live-nya, Nikita Mirzani bahkan melontarkan kalimat yang kontroversial. Ia mengatakan bahwa yang berhak mencabut nyawa manusia hanya Allah Swt.
"Ingat ya ada Tuhan. Sambo itu agamanya Kristen, gue Islam. Jadi gue bilang, 'Hanya Allah Swt yang boleh mencabut nyawa umat-Nya, bukan manusia'," pungkasnya.
Unggahan ini pun sontak saja banjir berbagai kecaman dari warganet.
Baca Juga: Meluncur di IIMS 2023, Motor Listrik United MX-1200 Hanya Rp 7 Jutaan
"Panik ya nggak ada backingan lagi," kata warganet.
"Dia nggak bakal ngomong gitu kalau misalkan anaknya seperti Brigadir J," imbuh warganet lain.
"Dia kira Ferdy Sambo dihukum mati karena nyabut uban kayaknya," ujar warganet lain.
"Lha Sambo kan dulu backingan-nya," tambah warganet lain.
"'Hanya Tuhan yang boleh mencabut nyawa manusia' Lah kemarin Sambo ke Yosua gimana?" komentar warganet lainnya lagi.
Berita Terkait
-
'Heh Bodoh!' Nikita Mirzani Tak Terima Diejek Takut Kehilangan Backingan Ferdy Sambo yang Divonis Mati
-
Umbar Kata Bodoh, Nikita Mirzani Semprot Hakim Gegara Vonis Mati Ferdy Sambo: Percuma Sekolah Tinggi-tinggi!
-
CEK FAKTA: Hakim Wahyu Iman Santoso Dihajar Ajudan Ferdy Sambo Usai Jatuhkan Vonis Mati, Benarkah?
-
Ferdy Sambo Punya Peluang Lolos Hukuman Mati Gegara KUHP Baru, Ibu Yosua: Sambo-Sambo Berikutnya Bakal Merajalela!
-
Akan Sampaikan ke Kapolri, LPSK Siap Terima Richard Eliezer Jadi Petugas Pengamanan dan Perlindungan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?