Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso dibanjiri pujian pasca menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo.
Namun bukan cuma pujian, warganet rupanya juga meributkan keselamatan sang hakim. Topik tersebut makin ramai dibicarakan pasca video unggahan kanal YouTube Lintas Selebritis Indonesia beredar viral.
Bagaimana tidak? Sebab video itu mengabarkan bahwa Hakim Wahyu selaku ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kondisi mengenaskan akibat dihajar seseorang bertato.
"Geger ! Begini Kondisi Hakim Wahyu | Setelah Berani Vonis Mati Sambo," seperti itulah judul dari video unggahan Lintas Selebritis Indonesia, dikutip pada Jumat (17/2/2023).
Narasi yang sama diulangi dengan lebih eksplisit di thumbnail video. "Breaking News. Ancaman Sambo Tak Main-Main. Kondisi Hakim Wahyu Mengenaskan, Setelah Di Hajar Ajudan Bertato Ini.." ungkap pemilik video melanjutkan.
Di thumbnail tampak foto Hakim Wahyu, lengkap dengan kacamata dan masker yang seolah menjadi trademark-nya selama persidangan, sedang terbaring di atas ranjang rumah sakit.
Terlihat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menjenguk Hakim Wahyu di samping ranjang tersebut. Sementara di sisi kiri thumbnail juga tampak foto seorang pria dengan brewok dan masker yang memicu asumsi bahwa dialah pelaku yang menghajar Hakim Wahyu.
Diketahui pula bahwa pria dengan brewok itu adalah Bripka Matius Marey, salah satu ajudan Sambo yang mencuri perhatian publik sejak kasus pembunuhan berencana Brigadir J mencuat. Matius juga menjadi ajudan Sambo yang sama sekali tidak muncul di persidangan hingga hakim mengetuk palu.
Video berdurasi 2 menit 8 detik ini jelas mengejutkan publik, terbukti dari video yang sudah ditonton lebih dari 12 ribu kali. Namun seperti apakah kebenaran video tersebut?
Baca Juga: Kawal Terus! Petugas LPSK Bakal Dampingi Bharada E Selama di Sel Demi Menjamin Keselamatannya
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, video unggahan kanal YouTube Lintas Selebritis Indonesia itu tidak menampilkan informasi yang tepat.
Alih-alih membahas soal kondisi mengenaskan Hakim Wahyu akibat dihajar ajudan bertato pasca menjatuhkan vonis pidana mati kepada Sambo, video tersebut malah menarasikan kekhawatiran warganet akan keselamatan sang hakim.
Narator video terdengar membacakan sejumlah pendapat warganet yang mengapresiasi Hakim Wahyu dan kawan-kawan sekaligus mengkhawatirkan keselamatan mereka yang sudah berani menjatuhkan sanksi setimpal kepada para terdakwa.
Namun sampai akhir video sama sekali tidak ada pembahasan mengenai kondisi mengenaskan Hakim Wahyu. Di sisi lain, tidak ada pula informasi kredibel soal Hakim Wahyu yang dihajar seseorang sampai harus masuk rumah sakit akibat menjatuhkan vonis mati kepada Sambo.
Informasi terakhir menyebut Sambo dan ketiga terdakwa lain, yakni Putri Candrawathi, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf, sepakat untuk mengajukan banding atas putusan yang mereka terima.
Berita Terkait
-
Kawal Terus! Petugas LPSK Bakal Dampingi Bharada E Selama di Sel Demi Menjamin Keselamatannya
-
CEK FAKTA: Jokowi Digeledah KPK, Geger Ketahuan Beli Ijazah Pakai APBN, Benarkah?
-
Ferdy Sambo Punya Peluang Lolos Hukuman Mati Gegara KUHP Baru, Ibu Yosua: Sambo-Sambo Berikutnya Bakal Merajalela!
-
'FS Go Internasional' Media Malaysia Beritakan Vonis Mati Ferdy Sambo
-
Calon Dokter Gigi, Ini 11 Potret Trisha Eungelica Putri Sulung Ferdy Sambo yang Jadi Sorotan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?