/
Senin, 20 Februari 2023 | 18:30 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Kapolri membongkar keterlibatan Ahok yang ikut rencanakan kasus KM 50? (YouTube/KABAR TERKINI OFFICIAL)

Kasus-kasus lawas yang ditangani Ferdy Sambo semasa masih menjadi anggota Polri kembali diungkit publik pasca mencuatnya kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Salah satunya perkara kematian enam laskar FPI di KM 50 yang juga ditangani Sambo. Bahkan tim CCTV KM 50 juga turut dipanggil sebagai saksi untuk kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Bahkan belakangan kasus ini turut menyeret nama eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Salah satu yang mengaitkannya adalah kanal YouTube KABAR AKTUAL OFFICIAL.

Video yang diunggah pada Sabtu (18/2/2023) tersebut membawa narasi bahwa Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap peran Ahok di kasus KM 50.

"Gegerr!! Pak Sigit Buka Suara Soal Ahok di KM50... #beritaterkini," seperti itulah judul dari videonya, dikutip pada Senin (20/2/2023).

Sementara di bagian thumbnail terlihat foto Kapolri di sisi kanan. Lalu ada pula foto Ahok serta keenam korban KM 50. Kemudian pemilik video juga menyematkan foto Habib Rizieq Syihab yang merupakan Imam Besar FPI kala peristiwa tersebut terjadi.

"Pak Sigit Buka Suara Soal Ahok di KM50!! Ikut Rencanakan. KM50 Terus Memakan Korban. Kapolri Ungkap Peran Ahok di KM50," tulis pemilik video di bagian thumbnail.

Tentu saja narasi ini menggegerkan publik, terbukti dari videonya yang telah ditonton lebih dari 6 ribu kali. Lantas seperti apakah kebenarannya?

PENJELASAN

Baca Juga: Arahan Presiden Jokowi ke Pengurus Baru PSSI di Istana

Setelah didengarkan untuk cek fakta, video berdurasi 12 menit 20 detik itu ternyata memuat informasi yang tidak selaras dengan narasi di kolom judul dan thumbnail.

Faktanya video sama sekali tidak membahas soal keterlibatan Ahok dalam kasus tersebut, kendati beberapa kali klip video Komisaris Utama Pertamina itu ditampilkan.

Sementara narator malah membahas soal berbagai kejanggalan dalam pengusutan kasus tersebut, termasuk janji Kapolri untuk membuka kembali penyidikan kasus apabila ada novum baru yang dapat diajukan.

Di sisi lain, tidak ada pula informasi kredibel mengenai keterlibatan Ahok dalam kasus berdarah di Tol Jakarta Cikampek tersebut. Sementara kedua pelaku penembakannya, yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, dijatuhi vonis lepas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan ada ketidaksesuaian antara narasi dengan video unggahan kanal YouTube KABAR TERKINI OFFICIAL tersebut.

Load More