/
Kamis, 23 Februari 2023 | 14:46 WIB
Jonathan Latumahina, petinggi GP Ansor ayah David yang jadi korban penganiayaan anak pejabat pajak (Facebook/Jonathan Latumahina)

Beredar narasi yang menyebut pengurus GP Ansor sekaligus ayah korban penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak, Jonathan Latumahina, pernah menertawakan korban tewas dalam insiden KM 50.

Narasi tersebut diujarkan oleh warganet berakun Twitter @abdurah26718123 pada Kamis (23/2/2023).

Sambil mengunggah foto tangkap layar cuitan lawas Jonathan Latumahina yang diklaimnya sebagai bukti bahwa Jonathan Latumahina pernah menertawakan korban tewas di KM 50, warganet ini menuliskan cuitan sebagai berikut.

"MUBAHALLAH IBHRS MAQBUL. Ini Dia @seeksixsuck, Bapaknya Anak yg Dihajar oleh Anak Orang Pajak. Orang GP Ansor yg Dulu Menertawakan Korban Syuhada KM 50.... Apakah Sekarang dia Merasakan Pedihnya Seorang Ayah Yg Anaknya Dianiaya Sampai Koma."

Lalu benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Jonathan Latumahina pernah menertawakan korban tewas dalam kasus KM 50 adalah tidak benar.

Faktanya, Jonathan Latumahina sama sekali tidak pernah membuat cuitan yang menunjukkan bahwa dirinya menertawakan laskar FPI yang tewas dalam insiden KM 50.

Dalam cuitannya, Jonathan Latumahina justru menertawakan hoaks yang beredar terkait adanya jenazah korban KM 50 yang tersenyum.

Baca Juga: Momen Gol Berkelas Pemain Timnas Putri Indonesia Baiq Amiatun Bobol Gawang Arab Saudi

"Jenazah FPI yang senyum itu masih hidup dan cengengesan, naik ke media nasional pula beritanya," tulis @seeksixsuck.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi Jonathan Latumahina pernah menertawakan korban tewas di peristiwa KM 50 adalah keliru.

Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.

Load More