Pelatih Arema FC, I Putu Gede menyesalkan aksi pemain Persib Bandung yang dinilai seperti pemain sinetron karena terlalu sering berguling-guling di lapangan untuk mengukur waktu.
Bahkan Putu menyoroti Daisuke Sato yang beberapa kali terkapar memaksa wasit menghentikan permainan.
“Sebenarnya pertandingan bagus tapi ini ada yang jadi enggak enak, enggak bisa kita selesaikan ini setiap tim membuang waktu, ini bukan contoh. Saya tekankan kalau kami menang kita harus fairplay, saya pikir para pemain (Persib) ini bersandiwara, ada tadi juga Sato, itu bagus jadi pemain sinetron,” singgung I Putu, dikutip dari Simamaung, Jumat (24/2/2023)
Putu membeberkan banyak pemain-pemain grassroot yang juga menonton pertandingan Persib lawan Arema FC.
Apa yang ditunjukkan oleh para pemain Persib di lapangan tidak boleh dicontoh oleh generasi penerus. Apalagi sandiwara itu dilakukan oleh pemain asing.
“Banyak anak-anak grassroot kita juga lihat, bukan contoh yang baik, apalagi pemain asing, saya tekankan kepada pemain Arema bahwa saya saat di sini Arema tidak ada lagi seperti itu (cedera sampai membuang-buang waktu),” tuturnya.
“Situasi ini kita justru bisa dibalas lebih menyakitkan. Itu saya pikir, terima kasih, pertandingan lebih bagus hanya hal kecil saja bisa dibenahi,” lanjutnya.
Pata pertandingan melawan Persib, Arema FC harus menyerah 0-1.
Baca Juga: Deretan Calon Mesin Gol Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan