Disebut-sebut bahwa kejadian Rafael Alun Trisambodo (RAT) diperiksa KPK dan klub moge dibubarkan membuat pemilik dari kalangan tertentu "tidak tenang".
Sebut saja "efek klub bubar", dua kondisi di mana keberadaan motor gede atau moge disorot tajam. Pertama saat mantan pejabat elite Direktorat Jenderal Pajak atau DJP Jakarta bernama Rafael Alun Trisambodo (RAT) diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul kejadian anaknya, Mario Dandy Satriyo melakukan penganiayaan brutal terhadap korban Cristalino David Ozora Latumahina. Si anak telah resmi menjadi tersangka dan sebelumnya kerap pamer kendaraan mevvah, antara lain Harley-Davidson serta Jeep Rubicon.
Kedua, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo terlihat tengah mengendarai motor gede, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta klub motor Belasting Rijder DJP, sebuah geng moge beranggotakan para pejabat pajak agar dibubarkan.
Menkeu meminta Dirjen Pajak Suryo Utomo untuk memberikan penjelasan dan menyampaikannya kepada masyarakat mengenai jumlah harta kekayaan yang dimiliki serta sumber harta kekayaan sebagaimana dilaporkan di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara).
Disebutkan oleh Sri Mulyani Indrawati melalui akun nama pribadinya di laman media sosial Instagram bahwa pejabat atau pegawai pajak yang mengendarai dan memamerkan moge kepada publik telah melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik.
Dikutip dari laman News Suara.com, beredar kabar di media sosial bahwa telah terjadi penjualan massal moge akibat "efek klub bubar" tadi.
Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan memastikan bakal memantau penjualan massal motor gede ini.
"Kalau dibilang jual massal begitu, pastilah kami amati kalau ada namanya," sambut Pahala Nainggolan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu(1/3/2023).
Disebutkannya, KPK sudah mengantongi nama pemilik motor gede di lingkungan Kementerian Keuangan. Selanjutnya bakal diserahkan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.
"Sekarang kami angkut nama-nama penjualnya ke Irjen Kementerian Keuangan. Nama-nama pegawai ini, kami menduga pegawai Dirjen Pajak," jelas Pahala Nainggolan.
Namun ia tak ingin berspekulasi penjual motor gede itu seluruhnya pegawai di Kementerian Keuangan.
"Namanya sudah kami kumpulkan dan sore ini kami bawa ke Irjen Kemenkeu untuk dicarikan. Ada tidak nama pegawai itu? Bisa jadi bukan pegawai pajak, bisa jadi nama istrinya atau anaknya, tidak tahu," kata Pahala Nainggolan.
Berita Terkait
-
Minta Masyarakat Tetap Membayar Pajak, Dirjen Pajak: Kewajiban, Tapi jangan Bayar ke Petugas!
-
Rafael Alun Minta Dikasihani usai Diperiksa KPK Selama 8 Jam: Saya Lelah dari Pagi
-
Kantor Bea Cukai Yogyakarta Pastikan Pemeriksaan Eko Darmanto Tak Pengaruhi Pelayanan dan Kinerja Pegawai Lain
-
Papi Rafael, Bapak dari Mario Dandy Satriyo Sowan KPK: Busana Ditutup Jaket Hitam
-
David Latumahina Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo Berhasil Lewati Fase Koma, Mengalami Trauma Kepala
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat