Beredar video yang mencatut nama terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri ini diisukan telah meningal dunia. Bahkan, dalam narasi yang beredar, pemakaman Ferdy Sambo disebut penuh dengan kejanggalan berupa jenazah yang mengeluarkan bau busuk.
Klaim ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube CENTRAL BERITA INDONESIA pada Senin (6/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Pemakaman Sambo Penuh Kejanggalan, Jenazah Keluarkan Bau Busuk Menyengat Para Pelayat Panik."
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tertulis narasi, "AZAB JENAZAH FERDY SAMBO KELUARKAN BAU BUSUK MENYENGAT. TAK WAJAR PRESIDEN JOKOWI UNGKAP KEJANGGALAN PEMAKAMAN FERDY SAMBO. KELUARGA MENANGIS HISTERIS SAAT MEMBUKA PETI JENAZAH TERNYATA".
Hingga kini, tayangan yang diunggah kanal YouTube CENTRAL BERITA INDONESIA ini telah ditayangkan sebanyak 23 ribu kali. Tak sedikit warganet yang percaya dengan klaim yang ditulis dalam unggahan ini.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: PSSI Era Erick Thohir Mau Batasi Pemain Naturalisasi di Klub, APPI: Ini Pelanggaran HAM
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim pemakaman Ferdy Sambo penuh kejanggalan hingga jenazah suami Putri Candrawathi itu mengeluarkan bau busuk adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 4 menit 34 detik tesebut sama sekali tidak berisi uraian dan penjelasan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi slide foto yang merekam beberapa momen berbeda-beda. Salah satunya momen persidangan Ferdy Sambo yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim pemakaman Ferdy Sambo penuh dengan keanehan.
Jika ditelusuri melalui Google, diketahui kabar bahwa hingga saat ini Ferdy Sambo masih mendekam di balik jeruji besi. Aparat belum melakukan eksekusi mati terhadap pelaku pembunuhan berencana Brigadir J ini.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Akhiri Hidup di Penjara karena Takut Jatuh Miskin, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Rafael Alun Trisambodo Ditangkap di Bandara Saat Berupaya Kabur ke Luar Negeri, Benarkah?
-
Warga Gowa Diserang Saat Tidur, Meninggal Dunia di Sawah
-
Aktor Film Laskar Pelangi, Ikranagara Meninggal Dunia
-
Ferdy Sambo Genggam Tangan Anaknya, Momen Haru Trisha saat Besuk di Rutan Mako Brimob Tersebar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum 2
-
Clara Shinta Resmi Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan VCS dengan Cewek Lain
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya
-
Terungkap Peran 16 Mahasiswa FH UI dalam Skandal Chat Dugaan Pelecehan Seksual yang Viral
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Casio F91W: Jam Ikonik yang Dipakai banyak kalangan dari Obama hingga Osama
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026