- Enam belas mahasiswa FH UI diduga bagi peran dalam pelecehan seksual verbal.
- Korban meliputi mahasiswi, dosen, hingga anggota keluarga dari salah satu pelaku.
- Para pelaku gunakan istilah hukum untuk memvalidasi tindakan pelecehan di grup digital.
Suara.com - Skandal pelecehan seksual verbal oleh 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) angkatan 2023 masih menjadi perbincangan.
Setelah isi chat mesum mereka bocor ke publik, kini peran masing-masing pelaku pelecehan seksual oleh mahasiswa FH UI mulai terungkap satu per satu.
Bukannya mendiskusikan hukum untuk keadilan, belasan calon sarjana hukum ini justru memelintir pasal demi memuaskan hasrat rendah mereka.
Mirisnya, korban bukan hanya sesama mahasiswa, tapi juga dosen hingga keluarga sendiri.
Berikut adalah rangkuman peran para pelaku berdasarkan informasi yang dihimpun melalui unggahan akun X @kalistohenituse dan @sampahfhui.
1. Munif Taufik
Munif Taufik adalah orang yang pertama kali menyebarkan tangkapan layar chat grup tersebut ke platform X.
Namun, motifnya bukan murni karena membela korban atau menyadari tindakan teman-temannya salah.
Munif Taufik menyebar chat tersebut karena ketahuan oleh pacarnya sendiri.
Baca Juga: 5 Pelembap yang Memutihkan Wajah agar Cepat Glow Up dan Tidak Kusam
Ia berdalih tidak bisa keluar dari grup, karena awalnya grup itu dibuat untuk urusan satu indekos.
2. Muhammad Nasywan
Saat sidang internal, permintaan maaf Muhammad Nasywan menjadi sorotan karena mengakui telah mengobjektifikasi dan melecehkan pacarnya sendiri yang sekarang sudah berstatus mantan pacar di dalam grup tersebut.
Ia juga sempat menangis sesenggukan meminta maaf setelah sang mantan berani speak up di depan publik.
3. Keona Ezra Pangestu
Sosok Keona sempat viral karena berani mengancam orang-orang melalui DM agar tidak menyeret namanya.
Berita Terkait
-
DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan
-
Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?
-
Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus
-
Siapa yang Pertama Kali Menyebarkan Chat Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa FH UI?
-
Isi Chat Grup 16 Mahasiswa FH UI yang Viral, Begini Kronologi dan Fakta Terbarunya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Hemat Air, Tagihan Lebih Irit dan Tetap Bersih Maksimal
-
5 Pelembap yang Memutihkan Wajah agar Cepat Glow Up dan Tidak Kusam
-
Gen Z Mulai Pilih Baju dengan Nilai, Bisakah Ini Tekan Limbah Fashion?
-
Tak Cuma Edukasi, Ini Strategi Kertabumi Ubah Cara Warga Kelola Sampah
-
Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?
-
5 Cushion Tahan Lama dan Anti Oksidasi untuk Kulit Berminyak
-
Mengenal Dekat Tamara Bleszynski: Siapa Suami dan Ada Berapa Anaknya Sekarang?
-
Siapa Pemilik Selat Hormuz? Kawasan yang Bikin AS Harus Blokade Total dalam Perang Lawan Iran
-
Siapa yang Pertama Kali Menyebarkan Chat Dugaan Pelecehan oleh Mahasiswa FH UI?
-
Isi Chat Grup 16 Mahasiswa FH UI yang Viral, Begini Kronologi dan Fakta Terbarunya