Venna Melinda akhirnya memberikan tanggapan dari disebut telah melakukan intimidasi terhadap Ferry Irawan.
"Kalau saya dibilang mengintimidasi itu bohong besar," tegasnya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, diunggah dalam channel YouTube Sambel Lalap, dikutip Jumat (10/3/2023).
Venna Melinda juga menegaskan dirinya tidak pernah diam-diam ke sel Ferry Irawan untuk membujuk agar mengakui perbuatan KDRT-nya.
"Tidak ada saya diem-diem, bujuk-bujuk mana mungkin," dia menambahkan.
Bahkan, mantan Putri Indonesia ini menantang jika ada yang melihatnya ngumpet-ngumpet dan melakukan tindak intimidasi di CCTV Polda Jatim.
"Nggak ada buktinya? Ngga ada kan? Dan itu semua terjadi di ruang Pak Dir. Ferry dipanggil, saya juga dipanggil," jelasnya.
Venna Melinda juga menjelaskan alasan saat dipertemukan dengan Ferry Irawan tidak ada kuasa hukum, baik dari pihaknya maupun pihak tersangka.
"Ini beda kamar. Restorative Justice (RJ) itu bukan kaya orang bikin LP (Laporan Polisi) dan BAP (Berita Acara Pemeriksanaan) yang didampingi lawyer," bebernya.
Menurut dia, jika dirinya memang benar melakukan pemaksaan tentu Ferry Irawan sudah mengakui perbuatan KDRT-nya.
Baca Juga: Kemenag dan Saudi Rilis Aplikasi Visa Bio, Jemaah Haji 2023 Bisa Daftar Mandiri
"Saya tidak memaksa. Persyaratan RJ jelas, pengakuan dulu tanpa dipaksa," tegasnya.
Venna Melinda pun mengingatkan apa yang dia lakukan ini justru bisa dijadikan pelajaran oleh masyarakat Indonesia dan bukan membodohi.
"Bukan membodohi masyarakat dengan menggiring opini yang tidak ada dasar hukumnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rizky Billar Cerita Detik-Detik 'Banting' Lesti Kejora, Bermula dari Insiden di Kamar Mandi: Tarik-tarikan...
-
Terkuak! Penyebab Rizky Billar Talak Lesti Kejora, 'Emosi Terus-terusan Dapat Tekanan sang Istri'
-
Venna Melinda Disebut-sebut Lakukan Intimidasi di Polda Jatim, Tengok Sosok Ini Sebelum Bikin Hoaks
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana