Tidak dinyana, Syabda yang berangkat melayat sang nenek kini mendampingi ke peristirahatan terakhir.
Syabda Perkasa Belawa, pemain bulu tangkis tunggal putra yang memperkuat tim Piala Thomas Indonesia 2022 telah tiada. Bersama sang ibu, ia tengah berada dalam perjalanan untuk ziarah meninggalnya sang nenek di Sragen, saat mengalami kecelakaan lalu-lintas di Tol Pemalang Km 315+200 sekira pukul 03.40 WIB. Dalam kejadian itu, almarhum dan ibundanya menaiki sedan Toyota Camry, mengalami tabrakan dengan mobil komersial Mitsubishi Colt Diesel.
Kabar ini datang dari Yuni Kartika, mantan pemain bulu tangkis Indonesia dan Ketua Umum Pengkab PBSI Kudus via laman media sosial Instagram, Senin (20/3/2023).
"Telah meninggal dunia, Syabda Perkasa Belawa," demikian tulis Yuni Kartika bersama unggahan foto tengah bersama mendiang Syabda Perkasa Belawa.
"Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen untuk berziarah karena neneknya meninggal dunia. Selamat jalan Syabda. You will be missed," demikian bunyi kalimat seterusnya.
Dikutip dari kanal sport Suara.com, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia atau PBSI juga memberikan konfirmasi. Badan olah raga nasional bidang bulu tangkis itu berbelasungkawa atas meninggalnya Syabda Perkasa Belawa.
"Keluarga besar PP PBSI mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu atlet muda Indonesia, Syabda Perkasa Belawa (21 tahun) dalam kecelakaan di tol Pemalang (Jawa Tengah), Senin (20/3/2023) dini hari," demikian bunyinya.
Syabda Perkasa Belawa adalah salah satu atlet tunggal putra masa depan Indonesia. Terakhir kali ia berlaga di Iran Fajr International Challenge 2023 pada Februari tahun ini.
Dalam turnamen itu, ia meraih gelar juara, mengalahkan wakil Malaysia, Hoh Justin dengan skor 18-21, 21-12, 22-20.
Meninggalnya Syabda Perkasa Belawa menjadi kabar duka bagi dunia bulu tangkis Indonesia setelah pada 27 Februari 2023 pebulu tangkis muda Az-Zahra Putri Dania. Yaitu karena karena sakit.
Pemain kelahiran 25 Agustus 2001 ini menduduki peringkat 90 Badminton World Federation (BWF). Ia lahir di Jakarta, 25 Agustus 2001, dan menimba ilmu sejak usia muda bersama klub PB Djarum.
Sejak bergabung pada 2013, Syabda sudah membukukan berbagai prestasi bersama klub bulu tangkis asal Kudus, Jawa Tengah itu. Terbaru antara lain adalah juara Jakarta Junior International Series 2019 nomor tunggal putra U-19.
Selain itu, ia juga menjadi anggota tim Indonesia di ajang beregu junior Piala Suhandinata 2019 dan BWF World Junior Mixed Team Championship 2019.
Di dalam negeri, berprestasi membawa pulang medali perak di nomor tunggal dan beregu putra dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Kekinian menjadi salah satu pemain termuda yang dibawa tim Thomas Cup 2022 selain Tegar Sulistyo. Serta menjadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Korea Selatan untuk membawa Merah Putih menjadi juara Grup A Piala Thomas 2022.
Bermain sebagai tunggal ketiga atau pemain terakhir, Syabda Perkasa Belawa sukses menundukkan perlawanan Lee Yun Gyu dengan skor 21-14, 12-21, dan 21-16. Dengan hasil ini, ia sukses menjadi penentu keunggulan Indonesia dengan kedudukan 3-2 atas Korea Selatan dan melaju ke babak selanjutnya sebagai jawara Grup A.
Sayangnya, Indonesia harus puas finish sebagai runner-up di ajang Piala Thomas setelah takluk 0-3 dari India di partai final.
Andalan Syabda Perkasa Belawa antara lain adalah pukulan dropshotnya yang mematikan. Ia berlaga dengan tangan kanan, postur tinggi 170 cm, dengan keandalan menjuarai:
* Juara World Junior Championships 2019 Kazan (Mixed Team)
* Juara Jakarta Junior International 2019
* Juara Lithuanian International 2022
* Juara Malaysia International 2022
* Juara Iran Fajr International 2023.
Berita Terkait
-
Keluarga Ungkap Detik-detik Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang
-
Jenazah Syabda Perkasa Belawa Akan Dimakamkan Bersama Ibu dan Nenek di Mondokan Sragen
-
Menyingkap Fakta Kecelakaan Syabda Perkasa Belawa: Wafat Tinggalkan Segudang Prestasi
-
Sebabkan Syabda Perkasa Belawa Meninggal, Kecelakaan Maut di Pemalang Diduga Karena Sopir Mengantuk
-
Pebulutangkis Syabda Perkasa Meninggal Dunia, Ini Kronologi Kecelakaan Maut di Pemalang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Diambil Sumpah, Ini Daftar Nama dan Jabatanya
-
UNM Punya Plt Rektor Baru, Bagaimana Kelanjutan Kasus Karta Jayadi?
-
Harga Pangan Merangkak Naik Jelang Ramadan, Pedagang Tekan Stok dan Porsi demi Bertahan Hidup
-
Xiaomi Pad 8 Siap Meluncur di Pasar Global, Usung Chipset Kencang Snapdragon 8s Gen 4
-
4 Brightening Sleeping Mask Alcohol-Free untuk Kulit Cerah Tanpa Iritasi
-
Cara Mengaktifkan 2FA: Langkah Mudah Lindungi Akun Media Sosial dari Peretas
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Seni Meraih Doktor Berasa Healing di Eropa: Sebuah Perjalanan yang Menginspirasi