Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong meyalahkan berantakannya jadwal Liga 1 setelah mendapat banyak kritik dari Persija dan Persib terkait pemanggilan pemain.
Shin Tae-yong mengakui kondisi saat ini memang tidak menguntungkan bagi Persija dan Persib. Pasalnya banyak pemain dari kedua klub yang dipanggil Timnas.
"Memang sedang ada masalah Persija dan Persib sekarang. Tetapi sebenarnya bukan salah mereka. Persija juga rugi. Begitu juga dengan Persib. Kami juga sama," kata Shin Tae-yong.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong menilai jadwal Liga yang tidak tertata dengan baik merugikan semua pihak.
"Jadi sebenarnya tidak bisa membuat jadwal liga seperti ini. Apalagi namanya pelatih kalau tidak ada prestasi baik, pasti posisinya akan berbahaya dan berisiko sekali gitu," ujar Shin Tae-yong.
Dalam hal ini, juru taktik asal Korea Selatan itu meminta pihak berwenang agar bisa memerbaiki jadwal liga di musim yang akan datang.
"Sebagai pelatih, pasti tidak mau lepas pemain karena mereka bertanggung jawab atas prestasi tim. Kalau sudah dibawa ke Indonesia, ya Indonesia harus bisa tanggung jawab," tutur Shin Tae-yong.
Diketahui Persija dan Persib sempat melayangkan protes keras terhadap Shin Tae-yong. Pasalnya banyak pemain dari kedua tim yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sementara Persija dan Persib saat ini sama-sama tengah bertarung di papan atas untuk merebut gelar Juara Liga 1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati