/
Selasa, 21 Maret 2023 | 21:20 WIB
Liga Inggris akan memberikan jeda buka puasa untuk pemain Muslim di Ramadan tahun ini. Foto: N'Golo Kante, pemain Mulslim yang membela Chelsea di Liga Primer Inggris. (Adrian DENNIS / AFP)

Wasit di Liga Primer Inggris diminta untuk menghentikan pertandingan di momen buka puasa, agar para pemain Muslim bisa berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Asosiasi sepak bola (FA) dan asosiasi wasit Inggris (PGMOL) telah mengeluarkan panduan untuk wasit agar menghentikan sementara pertandingan saat waktu buka puasa, sehingga para pemain Muslim bisa minum dan mengonsumsi suplemen di pinggir lapangan.

Selain itu, para wasit Liga Primer Inggris juga diminta untuk mengenali para pemain Muslim sebelum laga dan menanyakan apakah mereka berpuasa atau tidak.

Wasit juga diminta untuk berkonsultasi dengan para pemain yang berpuasa untuk menentukan durasi jeda yang dibutuhkan pemain saat buka puasa.

Terdapat sejumlah besar pemain Muslim di Liga Primer saat ini. Termasuk di antaranya adalah Mohamed Salah di Liverpool, N'Golo Kante di Chelea dan Riyad Mahrez di Manchester City.

Sebelum aturan ini dibuat, keputusan untuk jeda buka puasa di tengah pertandingan pernah dibuat oleh wasit Graham Scott dalam laga antara Leicester City vs Crystal Palace pada 2021 lalu. Itu adalah pertama kalinya ada jeda buka puasa dalam pertandingan Liga Primer.

Ketika itu, dua pemain Muslim yakni Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate bisa berbuka puasa di tengah pertandingan.

Usai pertandingan, pemain Leicester City, Fofana mengucapkan terima kasih kepada penjaga gawang Vicente Guiata yang menunda tendangan gawang di waktu buka puasa dan kepada Liga Primer atas jeda yang diberikan.

"Inilah yang membuat sepak bola itu indah," tulis dia ketika itu media sosial.

Load More