Rumah mewah milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikabarkan disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini disebut menjadi buntut dari keterlibatan Ganjar dalam kasus Sri Mulyani.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube CCTV POLITIK pada Selasa (22/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang kini telah memiliki lebih dari 23 ribu subscriber ini menuliskan judul sebagai berikut, "TERLIBAT KASUS 300T SRI MULYANI !! RUMAH MEWAH GANJ4R DISITA KPK || BERITA TERKINI".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "Temukan bukti kuat... RUMAH MEWAH GANJ4R DISEGEL. KPK PASTIKAN ALIRAN DANA 300 T MASUK KANTONG PRIBADI".
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim rumah mewah Ganjar disita KPK adalah tidak benar.
Pasalnya, dalam unggahan berdurasi 8 menit 4 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul dan thumbnail video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Salah satunya tayangan kanal YouTube milik Rocky Gerung.
Baca Juga: Gegara Tertutup Awan Mendung, Hilal 1 Ramadhan 1444 Hijriah di Papua Tak Terlihat
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya mengulas soal majunya Anies Baswedan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim rumah mewah Ganjar disita KPK akibat ikut terseret dalam kasus Rp300 triliun Sri Mulyani.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar rumah mewah milik Ganjar disita KPK adalah keliru.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube CCTV POLITIK tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Begini Suasana Rumah Duka Nikita Mirzani, Meninggal Dunia Usai Mengidap Penyakit, Benarkah?
-
Prabowo dan Ganjar Berpotensi Besar Menang Jika Duet di Pilpres, Ini Alasannya
-
Jejak 'Drama' Lukas Enembe dengan KPK, Terbaru Ngaku Dikasih Ubi Busuk
-
Wow, Segini Harta Firli Bahuri yang Gelar Rakor KPK di Hotel Mewah Demi Bantu Rakyat
-
Kapan THR Buat ASN Cair, Anak Buah Sri Mulyani: Sabar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus