/
Kamis, 23 Maret 2023 | 16:16 WIB
Mario Dandy Satriyo dan Agnes Gracia ([Twitter].)

Persidangan AG atau AGH bakal digelar sesuai hukum peradilan anak.

Tersangka Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan (19) serta anak berhadapan atau berkonflik dengan hukum, AGH (15) akan segera menjalani sidang kasus penganiayaan brutal terhadap anak korban D.

Dikutip dari kanal News Suara.com, mereka disidang setelah berkas perkara ketiganya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Ya, untuk prosesnya nanti dilimpahkan ke PN Jaksel. Untuk lebih mudahnya teknis langsung di Kejari Jaksel," jelas Kasipenkum Kejati DKI Jakarta Ade Sofyansyah.

Khusus untuk anak berkonflik dengan hukum, AG atau AGH, akan digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Di PN ya, tapi pastinya untuk anak tertutup," tandasnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/3/2023).

Sementara itu, Pejabat Humas PN Jaksel Djuyamto mengatakan pihaknya tidak menyiapkan pengamanan khusus terkait sidang Mario Cs.

"Tidak ada persiapan khusus. Namun karena menarik perhatian publik tentu akan dilaksanakan ketentuan-ketentuan penanganan perkara yang menarik perhatian publik sebagaimana mana pedoman yang telah ditentukan MA," jelas Djuyamto.

"Untuk AG dilaksanakan sebagaimana hukum acara yang berlaku pada anak yang berhadapan dengan hukum," katanya lagi. Yaitu digelar sesuai dengan hukum peradilan anak.

Mario Dandy Satriyo dijerat dengan Pasal 355 KUHP Ayat 1 Subsider 354 Ayat 1 KUHP lebih Subsider 353 Ayat 2 KUHP lebih-lebih Subsider 351 Ayat 2 KUHP dan atau 76 C Juncto 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Sedangkan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan dijerat Pasal 355 Ayat 1 Juncto 56 KUHP Subsider 354 Ayat 1 Juncto 56 KUHP lebih Subsider 353 Ayat 2 Juncto 56 KUHP lebih-lebih Subsider 351 Ayat 2 Juncto 56 KUHP dan atau 76 C Juncto 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Adapun AG atau AGH, anak berkonflik dengan hukum dijerat dengan Pasal 76 C Juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun Perlindungan Anak dan atau 355 Ayat 1 Juncto 56 KUHP lebih Subsider 353 Ayat 2 Juncto 56 KUHP lebih-lebih Subsider 351 Ayat 2 Juncto 56 KUHP. Atas perbuatannya AG terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara setelah dikurangi setengah dari ancaman maksimal dan dikurangi sepertiganya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak.

Load More