Rupanya tindak aniaya kepada anak korban D tidak cukup bagi Mario Dandy Satriyo. Terungkap kini, mengapa bikin video miris itu.
Melissa Anggraeni, kuasa hukum Cristalino David Ozora Latumahina atau anak korban D menyatakan bahwa tersangka Mario Dandy Satriyo diduga sengaja menyebarkan video penganiayaan brutal kepada teman-teman teman-teman sekolah David Latumahina. Tujuannya untuk memamerkan diri.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Alto Luger, wakil keluarga Jonathan Latumahina, orangtua anak korban D menyatakan hal senada. Disebutkan bahwa Mario Dandy Satriyo menyebarkan video itu disertai narasi menantang.
"Si Mario memang mengirim itu ke anak-anak yang di PL (SMA Pangudi Luhur) narasinya adalah "Ini gua sudah ngerjain teman kalian"," jelas Alto Luger kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).
Tersangka penganiaya brutal itu sengaja menyebarkan video dan foto penganiayaan David Latumahina kepada tiga orang. Video dan foto-foto itu disebarkan sebelum Mario Dandy Satriyo dibawa ke Polsek Pesanggrahan.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi, menyebut dua dari tiga orang yang mendapat rekaman video dan foto penganiayaan anak korban D telah memberikan konfirmasi, bahwa pengiriman video dan foto benar adanya.
"Benar dikirim ke tiga pihak, dua sudah terkonfirmasi," tandas Kombes Pol Hengki Haryadi pada Jumat (17/3/2023) pekan lalu.
Hanya disebutkan belum diketahui motif Mario Dandy Satriyo menyebar video dan foto penganiayaan anak korban D.
Pihak keluarga Cristalino David Ozora Latumahina berencana kembali melaporkan Mario Dandy Satriyo kepada pihak Kepolisian terkait penyebaran video penganiayaan brutal kepada beberapa teman sekolah anak korban D.
"Betul (akan melaporkan). Kami sudah mendiskusikan itu. Dari keluarga dengan kuasa hukum, dan itu menjadi salah satu pertimbangan kami untuk turut melaporkan ke pihak Kepolisian," ungkap Alto Luger kepada wartawan, Rabu (22/3/2023).
Alto Luger menambahkan penyebaran video itu bisa menjadi bukti tambahan bahwa Mario memang merencanakan penganiayaan terhadap anak korban D.
"Tersangka MDS menyebarkan video penganiayaan dan membanggakan diri, dia telah ngerjain anak korban!" kata Melissa Anggraeni dalam keterangannya, Kamis (23/3/2023).
Baginya, perbuatan Mario Dandy Satriyo ini sama sekali tidak bisa diberi keringanan apapun.
"Tidak ada satupun keringanan yang layak diberikan kepada para pelaku ini, karena sampai detik ini anak korban masih terbaring lemah tak berdaya di ruang ICU," tutupnya.
Berita Terkait
-
Setia Bikin Sambal Sendiri untuk Suami Tercinta, Inul Daratista Peduli Kondisi Anak Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo
-
Dari TKP Rekonstruksi Kasus Penganiayaan David Latumahina: Jeep Wrangler Rubicon Dipamerkan
-
Mulai Susun Rencana, Datangi Rumah Saksi, dan Evakuasi Korban Diperagakan dalam Rekonstruksi Penganiayaan Terhadap David Latumahina
-
Mario Dandy Satriyo Diajak Penyidik Berlari ke Arah Mobil, Dibawa Menuju Lokasi Rekonstruksi Penganiayaan David Latumahina
-
Saksi Kunci N Trauma Hebat Menyaksikan Bukti Aniaya Atas David Latumahina, Tersangka Tidak Merasakan Apa-apa
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?