/
Kamis, 30 Maret 2023 | 06:36 WIB
FIFA ([AFP/Fabrice Coffrini])

Ada konsekuensi yang mesti disandang Indonesia setelah FIFA batalkan negara kita sebagai lokasi drawing dan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

Menjelang penyelenggaraan drawing atau penentuan pembagian grup para tim nasional (timnas) yang akan bertanding di kejuaraan Piala Dunia U-20 2023, Bali sebagai calon lokasi menyuarakan keberatan karena tim nasional atau Timnas Israel yang berhasil masuk dalam kualifikasi juga akan datang. Demikian pula daerah yang bakal menggelar pelaksanaan pertandingan juga menyatakan tidak bersedia.

Sekarang, Federasi Sepak Bola Internasiona atau FIFA resmi mencabut nama Indonesia sebagai lokasi drawing sekaligus sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertandingan itu sendiri.

Dikutip dari kanal Bola Suara.com, pada Rabu (29/3/2023) malam WIB, FIFA resmi merilis pernyataan pembatalan ini. Serta akan mengumumkan tuan rumah pengganti Indonesia dalam waktu dekat.

Tidak sekadar pencabutan atau mencoret nama negara kita sebagai tuan rumah drawing dan lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 2023, FIFA juga akan menjatuhkan sanksi sanksi kepada Indonesia.

"Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya," demikian tertulis dalam pernyataan resmi FIFA.

Sanksi itulah yang mesti dikhawatirkan, karena berpotensi membuat lesu persepakbolaan Indonesia. Berpotensi mendatangkan kemunduran salah satu olah raga yang paling disukai warga negeri kita.

Dikutip dari Denpasar Suara.com, salah satu pemain naturalisasi Indonesia, Diego Michiels menuliskan pesan kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo lewat akun pribadinya dalam laman media sosial Instagram.

Kedua sosok pemimpin daerah ini dinilainya bertanggungjawab atas pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

"Terimakasih, ya Boss. Kalian top, sumpah!" demikian tulis pemain Borneo FC itu via Instagram atas nama akun @diegomichiels24, pada Kamis (30/3/2023).

Lewat media sosial itu Diego Michiels menyatakan jika pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 mendatangkan sanksi hendaknya kedua sosok pemimpin daerah atau gubernur ini bertanggungjawab.

"Jangan lupa tanggung jawab, ya bila kita dibanned lagi," demikian permintaannya.

Load More