Ramadhan 1444 Hijriah sudah berjalan setengah bulan lebih. Umat Muslim diwajibkan untuk menahan lapar, haus, serta hawa nafsu sejak subuh sampai maghrib demi merengkuh pahala sebesar-besarnya.
Namun Ustaz Abdul Somad mengingatkan sebuah perkara yang ternyata bisa menghanguskan semua pahala kita, termasuk saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Hal ini seperti disampaikan Ustaz Abdul Somad dalam kajian unggahan kanal YouTube TAMAN SURGA NET bertajuk "Dosa Hati yang Menghanguskan Pahala Ibadah Puasa Ramadhan".
Menurutnya ibadah puasa Ramadhan bisa berakhir sia-sia apabila kaum Muslim memelihara penyakit hati yang satu ini. Apakah itu?
Dikutip dari Suara Bandung -- jaringan Suara.com, pendakwah kelahiran 1977 itu mengungkit isi surat Al-Falaq ayat 5 yang bunyinya, "Wamin syarri hasidin idza hasad", yang berarti, "Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki".
Rupanya penyakit hati yang dimaksud adalah iri dengki alias hasad. "Nama orang yang kena penyakitnya Hasidin, mohon maaf kalau kebetulan namanya sama," jelas Ustaz Abdul Somad, dikutip pada Minggu (9/4/2023).
Lantas seberapa bahayanya penyakit hati ini? Ustaz Abdul Somad menyebut penyakit hati satu ini dapat menghapus semua amal ibadah yang telah diperbuat seorang Muslim.
Bahkan saking berbahayanya, pahala dari amal ibadah yang sudah tercatat di surga pun dapat dikeluarkan apabila seorang Muslim tersebut memiliki sifat iri dengki kepada sesamanya.
"Penyakit ini sangat mengerikan sampai-sampai yang sudah di dalam surga pun bisa dikeluarkan," terang Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Rafathar Ungkap Alasannya Nyanyi Lagu Religi dengan Wajah Tertekan, Mbak Lala Malah Ngakak
Ustaz Abdul Somad lantas menceritakan lebih jauh soal penyakit hati hasad menurut Imam Ghazali. Disebutkan bila hasad merupakan penyakit hati di mana seseorang tidak senang apabila melihat orang lain senang.
Seperti itulah ulasan mengenai alasan "sepele" yang dapat membuat ibadah puasa Ramadhan berakhir sia-sia karena pahalanya hangus seketika. Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Berita Terkait
-
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Menurut Habib Jafar, Pasutri Habis Hubungan Intim Jangan sampai Salah!
-
4 Ide Kegiatan Ngabuburit yang Berpahala Besar dan Bermanfaat, Yuk Lakukan!
-
Hati-Hati! Tertawa Terbahak-bahak Ternyata Bisa Bikin Pahala Puasa Berkurang
-
Apakah Pakai Obat Tetes Mata Bisa Batalkan Puasa? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
-
CEK FAKTA: Keras! Devano Danendra Murtad, Ustaz Abdul Somad Sebut Iis Dahlia Orang Tua Bodoh
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Sepatu Puma Lifestyle Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya