Proses persidangan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Venna Melinda tengah bergulir. Terdakwa yang diadili adalah suaminya sendiri, yakni Ferry Irawan.
Namun ketika dijumpai awak media di persidangan pertama, Ferry mengaku dirinya laksana pohon di tengah jalan yang harus disingkirkan.
"(Saya harus) digantikan dengan simpatisan untuk kursi dewan kekuasaan. Itulah yang terjadi sama saya. Saya tidak berdaya melawan sistem, di mana sistem itu dipaksakan ke saya untuk saya berada dalam tahanan," ucap Ferry, dikutip pada Minggu (9/4/2023).
Pernyataan ini senada dengan pengakuan ibu Ferry, Hariati, sebelumnya. Mulai dari soal Ferry lah korban KDRT sebenarnya hingga Venna yang menggunakan peristiwa ini untuk mendongkrak perolehan suaranya di Pemilu 2024 mendatang.
Kini akhirnya Venna angkat bicara mengenai isu tersebut. Dilihat dari podcast-nya bersama Verrell Bramasta yang diunggah di kanal YouTube-nya, Venna mengakui ada banyak konsekuensi bila memperkarakan kasus KDRT yang dialami, termasuk mengalami playing victim.
"Jadi kalau kita berani speak up, kita berani melapor ke polisi, kita pasti ada yang namanya playing victim, dibalik faktanya," jelas Venna.
Menurutnya di fase inilah banyak korban KDRT yang memilih menyerah, terutama bila mereka pihak perempuan yang tidak bekerja dan menggantungkan hidup kepada suaminya.
"Setop aja damai, karena bisa-bisa dia dituntut balik. Tapi bagi perempuan yang dia bekerja dan pengetahuan tentang hukum, biasanya dia punya motivasi untuk maju," tutur Venna.
Hal inilah yang terjadi pada Venna. Ditambah dengan pengalamannya menjadi ibu tunggal selama 9 tahun, mantan istri Ivan Fadilla itu memilih untuk tidak memusingkan berbagai tudingan dan sikap playing victim kubu Ferry.
Baca Juga: Link Nonton Taxi Driver 2 Episode 13 Subtitle Bahasa Indonesia, Kasus Black Sun Bikin Waswas
"Kalau ada yang bilang, 'Oh iya Venna itu karena mau nyaleg', Mama sih sebenarnya ketawa," kata Venna, lalu membeberkan rekam jejaknya sebagai politisi.
"Karena di 2009 sampai 2018 Mama mengundurkan diri dari DPR, Mama adalah perempuan yang memang sudah jadi anggota DPR, nggak perlu ada kasus KDRT. Tapi yang namanya menggiring opini itu sudah bagian dari playing victim," tutur Venna.
"Jadi buat kalian perempuan Indonesia, kalau menerima gitu, ada dua hal. Bisa kalian kena mental, bisa jadi sakit dan depresi, akhirnya nggak bisa memperjuangkan diri. Atau kalian maju ke depan dengan cara minta kekuatan dari Allah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Verrell Bramasta Ajak Venna Melinda dan Ivan Fadilla Liburan Bareng ke Malaysia Usai Lebaran
-
Venna Melinda Bercucuran Air Mata Cerita Alasannya Bangkit dari Keterpurukan Masalah Rumah Tangga
-
Venna Melinda Ungkap Pasrahkan Hukuman Ferry Irawan Atas Kasus KDRT
-
Venna Melinda Salting Digoda Ketemu Mantan, Sikap Tak Acuh Ivan Fadilla Panen Pujian: Paling Jempol
-
Kedua Orang Tua Bertemu, Verrell Bramasta dan Natasha Wilona Bakal Balikan? Netizen: Temboknya Tinggi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK