Salah satu bisnis yang seketika menjamur menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah jasa penukaran uang receh.
Namun tahukah Anda jika menggunakan jasa ini malah bisa mendatangkan dosa lantaran bersifat haram? Hal ini bahkan disepakati oleh dua ulama terkenal, yakni Ustaz Abdul Somad dan Buya Yahya.
Dilihat dari kanal YouTube Islami Post official, Ustaz Abdul Somad tampak menjawab pertanyaan dari salah seorang jemaah kajiannya.
"'Seorang memberikan jasa penukaran uang. Uang Rp10.000 ditukar dengan uang Rp1.000 sebanyak 9 lembar, apakah ini termasuk riba?' Riba," tegas Ustaz Abdul Somad.
"Emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, kurma dengan kurma, garam dengan garam, kalau dia bertambah, maka dia riba," sambung ulama yang akrab disapa UAS tersebut.
Video lalu beralih memperlihatkan tanggapan Buya Yahya atas pertanyaan serupa. Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah itu lantas menganalogikan transaksi yang terjadi di lapangan.
"Uang Rp100 ribu ditukar dengan Rp90 ribu, itu namanya riba. Yang dosa siapa? Dua-duanya dosa. (Walau ada bantahan) tapi saya rela, nggak ada urusannya karena melanggar Allah di sini," jelas Buya Yahya.
Meski begitu, Buya Yahya memberikan cara agar bisnis tukar jasa uang receh ini tidak menjadi riba dan mendatangkan dosa.
"Lalu bagaimana agar halal? Jadi orang ada bawa uang Rp100 ribu, (tapi) Rp2.000-an duitnya. Lalu Anda punya duit Rp100 ribu satu lembar, Anda tukar," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Bukan Cuma Lailatul Qadar, Apa Saja Keutamaan di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan?
"Setelah Rp100 ribu ditukar Rp100 ribu, baru nanti kita bisa berikan (uang) jasa, menggaji karena apa, jasanya untuk menukar uang ke sana itu repot," sambungnya.
Atau dengan kata lain, Buya Yahya mempersilakan transaksi tetap dilanjutkan asalkan nominal uang yang ditukar setara. Baru setelah itu Anda sebagai pembeli dapat memberikan imbalan jasa kepada pemilik usaha.
"Tapi kalau Rp90.000 ditukar Rp100.000 itu riba, hukumnya adalah haram, dan mengantarkan kepada murka Allah SWT," pungkas Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Lonjakan Pemudik pada Arus Mudik Lebaran 2023, Jokowi: Semua harus Dihitung dan Dikalkulasi
-
Lebaran 2023, Wapres Berencana Salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal
-
Jelang Lebaran, Ini 4 Inspirasi Outfit Lebaranmu ala Shirin Al-athrus Yuk!
-
4 Jenis Kue Kering yang Sering Ditemui Saat Lebaran, Mana Favorit Kamu?
-
5 Jenis Obat yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran, Tetap Fit di Perjalanan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Viral Rembesan di Tanggul Porong Sidoarjo: Ini Hasil Pengecekan BPBD
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Mikel Merino Kembali Jadi Pahlawan, Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Kronologi Bocah Tewas Diduga Diterkam Harimau di Area HTI Pelalawan