- Krisis biaya hidup di Nigeria menyebabkan banyak keluarga membatalkan tradisi Idul Adha di berbagai wilayah tahun ini.
- Lonjakan harga pangan dan ongkos transportasi yang drastis memaksa masyarakat Abuja merayakan hari raya secara sederhana.
- Pedagang ternak dan bahan pokok di pasar lokal mengalami penurunan penjualan akibat kenaikan harga distribusi barang.
Suara.com - Krisis biaya hidup yang terus memburuk di Nigeria mulai mengubah tradisi perayaan Idul Adha 2026 di berbagai daerah.
Kenaikan harga pangan, transportasi, hingga hewan kurban membuat banyak keluarga terpaksa mengurangi pengeluaran dan membatalkan tradisi tahunan mereka.
Di Abuja, ibu kota Nigeria, suasana menjelang Idul Adha tahun ini terasa jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Banyak warga memilih bertahan di kota dan merayakan hari raya secara sederhana karena kondisi ekonomi yang semakin berat.
Seorang guru mengaji di Sekolah Islam Nurul Bayan, Yunus Akanji, mengaku tahun ini tidak bisa pulang kampung bersama keluarganya ke Oyo State seperti biasanya.
“Saya sudah memutuskan akan merayakan dengan apa yang kami punya,” ujar Akanji kepada Al Jazeera.
Selama bertahun-tahun, Akanji rutin berkumpul dengan keluarga besar saat Idul Adha atau membeli kambing untuk merayakan bersama murid-muridnya.
Namun kali ini, kedua hal tersebut tidak dapat dilakukan karena keterbatasan biaya.
Tekanan ekonomi juga dirasakan lembaga pendidikan tempatnya mengajar.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
Banyak wali murid disebut belum mampu membayar biaya sekolah yang selama ini membantu operasional madrasah.
Kondisi serupa dialami Nafisa Ibrahim, peserta program wajib kerja lulusan universitas di Abuja.
Ia membatalkan rencana pulang kampung untuk Idul Adha karena ongkos transportasi melonjak tajam.
“Biaya transportasi sekarang sekitar 35 ribu naira, padahal Februari lalu saya hanya membayar 15 ribu naira,” katanya.
Tak hanya transportasi, harga kebutuhan pokok dan hewan kurban juga mengalami lonjakan drastis.
Di Pasar Ternak Kubwa, Abuja, banyak pembeli hanya datang untuk menanyakan harga sebelum akhirnya pergi tanpa membeli.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
-
Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
-
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
-
Patungan Sapi: Simbol Solidaritas Kelas Menengah di Tengah Himpitan Ekonomi
-
Titipkan Hewan Kurban ke Irfan Hakim, Presiden Prabowo Pilih Kerbau India Ukuran Jumbo
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini
-
Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG