Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membahas revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) agar menjadi lebih hijau mulai Juli atau Agustus 2023.
Kawasan Monas akan kembali ditanami pohon setelah digunduli di masa jabatan Gubernur Anies Baswedan. Pada 2020 lalu Anies menebang ratusan pohon di Monas untuk membangun plaza parade.
"Pagi hari ini kita membahas untuk kesekian kalinya, menyamakan persepsi konsep Monas ke depan," kata Heru usai menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) bersama Menteri Sekretariat Negara RI, Menteri PUPR RI, Menteri Perhubungan RI, Menteri BUMN RI dengan Pembahasan Rencana Penataan Kawasan Monumen Nasional di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023).
Revitalisasi Monas itu, kata Heru, akan ditambah penghijauan menjadi 64 persen, dengan ditanam sejumlah pohon dari yang sebelumnya ditebang.
"Intinya, konsep ini adalah menambah hijau, mulai dari yang awalnya 50 persen menjadi 64 persen, dan tadi Pak Menteri PUPR dan Sesmen BUMN sudah memberikan tambahan arahan dan ini akan kami bawa ke Kementerian Sekretaris Negara untuk di-approval dan ditindaklanjuti," ujar Heru.
Sementara itu, Menteri PUPR Basuki mengatakan bahwa revitalisasi Monas ini bertujuan memberikan kenyamanan kepada pengunjung dan menciptakan ruang terbuka yang ramah lingkungan.
"Rencana penataan, penghijauan di Monas ini untuk lebih nyaman sebagai ruang terbuka bagi masyarakat," ucap Basuki.
Lebih lanjut Basuki mengungkapkan bahwa proses penataan kawasan tersebut akan melibatkan dewan pengarah penataan.
"Kami akan bawa dewan pengarah penataan kawasan dan diketuai oleh Bapak Mensesneg dan akan kita segera laksanakan tahun 2023 ini," kata Basuki.
Pada 2020 lalu Anies menebang 191 pohon untuk revitalisasi Monas. Selain itu ada pula 85 pohon dipindahkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Dapatkan Dukungan Wapres Maruf Amin dan Raja Salman bin Abdulaziz untuk Pilpres 2024
-
Muncul Wacana Anies-Sandi, Romahurmuziy: Sandiaga Tak Pernah Sampaikan ke PPP Soal Keinginan Berduet dengan Anies
-
Elektabilitas Ganjar Usai Tolak Timnas Israel Merosot, Prabowo dan Anies Meroket
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Masjid Al-Aqsa Ditutup 16 Hari Oleh Israel, Larangan Tarawih Pertama Sejak 1967 Guncang Yerusalem
-
Mudik Lebaran Mulai Padat, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Tembus KM 15
-
Heboh! Dua Ponsel Harga Limit Rp73 Ribu Laku Puluhan Juta di Lelang KPK, Kok Bisa?
-
Kasasinya Ditolak, Nikita Mirzani Sebut Ada yang Janggal
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Investigasi TAUD: Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Diduga Ikut Terkena Cipratan Air Keras
-
Solusi Praktis Liburan Lebaran ke Luar Negeri Tanpa Repot Menukar Uang
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
6 Tahun Mandek, Hakim Perintahkan Polisi Segera Usut Tuntas Kasus Kekerasan Jurnalis Makassar