Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, turun tangan membela tiktoker Bima Yudho Saputro alias Awbimax Reborn.
Hal ini lantaran Bima curhat bila orang tuanya menerima ancaman dari Bupati Lampung.
"Halo Bima, anak Lampung. Banyak benar orang DM dan WA saya. Ada apa sih, Bima? Masalah apa dengan Bupati? DM saya, terangin kasusmu," ujar Hotman dalam video yang ia unggah di Instagram, dikutip Sabtu (15/4/2023).
Mengetahui Bima sedang menempuh pendidikan di Australia, Hotman pun menyebutkan bahwa dirinya juga jebolan Universitas di sana.
Lulusan S-2 Hukum University of Technology, Sydney, Australia ini mengungkapkan, ia sempat tinggal selama empat tahun di negeri kanguru tersebut.
Lalu dia kembali meminta Bima untuk mengirim pesan melalui direct message alias DM di media sosial.
"Jangan takut. Hidup hanya sekali. Nyali jatuh musuh-musuh gua, gua tenang, gua lawan pelan-pelan," kata Hotman.
"Jangan pernah mulai nyinyir. Kalau boleh, lawan semua dengan prestasi. Ayo, cepat kumpul di Atlas, kita dansa sampai tengah malam," pungkas Hotman.
Seminggu yang lalu, melalui video TikTok, Bima menampilkan presentasi soal alasan Lampung, provinsi asalnya, tidak kunjung maju menjadi viral.
Lalu pada Jumat (14/4/2023), ia mengabarkan bahwa pemerintah setempat melakukan intervensi terhadap keluarga Bima di Lampung serta profiling terhadap Bima.
Selain itu, lewat instagram stories, Bima menceritakan, kantor ibunya didatangi polisi, dan ayahnya, yang merupakan PNS, dipanggil Bupati Lampung Timur.
Menurut keterangan Bima, sang ayah disebut tak bisa mendidik anak oleh Bupati. Sementara itu, polisi yang mendatangi kantor ibunya melacak profil Bima dengan memita ijazah SD sampai SMA, begitu pula data prvasi seperti debit card.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pendidikan Tanpa SPP, Tapi Tidak Tanpa Beban: Membaca Pelanggaran Hak Anak
-
Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global
-
AC Milan vs Juventus Berakhir Antiklimaks, Drama VAR Gagalkan Kemenangan Bianconeri
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?
-
Blunder Carlos Augusto Bikin Inter Milan Gagal Bawa Tiga Poin dari Markas Torino
-
Qari asal Kaltim Juara Pertama MTQ Internasional 2026 di Rusia
-
5 Rekomendasi Sunscreen Tekstur Light, Cepat Meresap dan Ramah untuk Makeup
-
Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta