/
Senin, 17 April 2023 | 12:14 WIB
Cek fakta Fuji dikabarkan terseret kasus pencucian uang Wahyu Kenzo. ([YouTube/Inshot Infotainment])

Fujianti Utami Putri dikabarkan terseret dalam kasus pencucian uang Wahyu Kenzo. Diduga bahwa rumah baru bernilai miliaran rupiah yang dibeli Fuji berasal dari hasil pencucian uang.

Oleh karena itu, rumah mewah milik mantan Thariq Halilintar tersebut disita.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Inshot Infotainment yang mengunggah sebuah video berjudul "FUJI KINI TERSERET PENCUCIAN UANG WAHYU KENZO, RUMAH MEWAH BARU KINI DISITA?"

Dalam thumbnail tampak potret Fuji dan sang ayah, Haji Faisal. Keduanya berdiri di depan rumah baru Fuji yang telah dipasangi oleh garis polisi.

Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail video tersebut. Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 40 penayangan.

Namun, benarkah klaim tersebut?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 4 menit 28 detik tersebut, tidak ada bukti kredibel ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Fuji terseret dalam kasus pencucian uang hingga rumah barunya disita.

Narator dalam video hanya membacakan sebuah artikel yang menyebut Fuji tersandung kasus pencucian uang setelah membeli rumah seharga Rp 13 miliar.

Baca Juga: Besok, Pemudik Sepeda Motor Diprediksi Mulai Padati Jalan Kalimalang

Sebelumnya, Fuji telah secara gamblang mengklarifikasi bahwa rumah mewah yang dibelinya merupakan hasil dari kerja kerasnya selama ini. 

Hingga akhir video, narator tidak menjelaskan klaim tentang Fuji yang terlibat dalam kasus pencucian uang Wahyu Kenzo.

Selain itu, foto dalam thumbnail merupakan hasil rekayasa. Mengingat tidak ada keselarasan antara isi dan judul video, konten tersebut dapat dikategorikan sebagai misleading content.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Fuji terseret kasus pencucian uang Wahyu Kenzo hingga rumah mewahnya disita merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More