/
Senin, 17 April 2023 | 15:55 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla atau JK ikut angkat bicara mengenai wacana sistem pemilihan umum (pemilu) proporsional tertutup di Jakarta, Senin (9/1/2023). (Tim media JK)

Mantan Presiden RI Jusuf Kalla menanggapi pertanyaan mana lebih enak antara periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau Joko Widodo (Jokowi).

Pertanyaan ini dilontarkan oleh pengamat politik Adi Prayitno dalam salah satu acara yang videonya diunggah di kanal YouTube Metro TV.

"Pak JK ini kan jadi Wakil Presiden dua kali ya, zaman pak SBY dan pak Jokowi. Kalau diiris rata-rata lebih enak yang mana sebenarnya?" tanya Adi, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Senin (17/4/2023).

Ia awalnya menjawab kalau ternyata ada perbedaan model kerja dari dua pemimpin itu.

"Kalau waktu zaman SBY, saya dengan SBY sejak awal sudah ada perjanjian tertulis. Sebenarnya ibu Mega juga ngajak, cuma tidak bilang," sambung dia.

Ia menilai kalau kepemimpinan presiden yang dirasakannya itu bukan enak, justru berat karena fokus pada pekerjaan.

"Jadi bukan enaknya, beratnya justru. Ada ada fokus kita kerja, kalau pak Jokowi semuanya umum-umum, dan yang beratnya rapat terlalu banyak gitu kan," kenang dia.

Merasa belum puas, Adi kemudian menanyakan lagi lebih spesifik soal lebih enak zaman SBY atau Jokowi.

"Kalau dijawab hitam putih coba, lebih enak SBY atau lebih enak zaman Jokowi?" tanya Adi.

Sayang JK menjawab kalau hal itu adalah rahasia. Sebab ia enggan membahas soal sesuatu yang sudah terjadi.

"Itikad pejabat ada rahasianya, tidak boleh apa itu membicarakan sesuatu yang sudah terjadi," jelas JK.

Sebagaimana diketahui, JK pernah menjadi Wakil Presiden RI di era kepemimpinan SBY periode 2004-2009. Ia juga pernah jadi Wapres di bawah Presiden Jokowi periode 2014-2019.



Load More