Jusuf Kalla (JK) bercerita soal keluarnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Kabinet Megawati yang saat itu menjadi Presiden RI.
JK menjelaskan kalau SBY saat itu tidak dipecat dari kabinet tersebut, melainkan mengundurkan diri.
“SBY itu tidak dipecat, dia mengumumkan dia mundur,” kata JK dalam acara Q&A yang tayang di kanal YouTube Metro TV, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Rabu (19/4/2023).
Ia menyatakan, SBY tidak hadir di sidang kabinet memang bukan karena dipecat, tapi sedang melaksanakan konferensi pers soal pengunduran diri.
“Pada saat kita sidang kabinet, dia (SBY) tidak hadir, di luar dia bikin konferensi pers bahwa dia mundur,” lanjut JK yang pernah menjadi Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019.
Ia mengklaim kalau saat itu dirinya melihat Megawati yang menerima sebuah memo dari ajudannya. Di saat itu pula dirinya juga menerima kabar mundurnya SBY dari seorang wartawan.
“Saya lihat tiba-tiba Ibu Mega sedang dikasi memo oleh ajudannya, kemudian saya melihat di handphone saya, ada wartawan ‘pak, ini SBY mengumumkan mau keluar dari kabinet’,” kenang JK.
JK pun langsung mendatangi ke kantor SBY untuk memastikan apakah dirinya memang keluar dari kabinet Megawati.
SBY pun menjawab kalau meskipun dia sudah keluar, tapi ia bakal siap apabila JK membutuhkan bantuannya.
“Dia bilang ada kesempatan saya bantu, kalau dia (SBY) ada kesempatan tolong dibantu,” ucap JK yang menirukan pesan SBY.
Sebulan kemudian, JK kemudian ikut mengundurkan diri dari kabinet Megawati. SBY Mundur pada 11 Maret 2004, sedangkan JK keluar di 19 April 2004.
Setelah mereka mundur, keduanya pun maju sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. SBY-JK pun sukses menang dan menjadi pemimpin Indonesia di periode 2004-2009.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Merasa Kosong di Tengah Keramaian: Membaca Rasa Sepi di The Great Gatsby
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Di Balik Film 'Halaman Terakhir', Ada Kisah Perpustakaan Mandiri yang Bertahan Sejak 1981
-
Wacana Investasi Hijau, 170 Ribu Hektare Lahan Kritis di Kaltim Bakal Direhabilitasi
-
Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan