Beredar narasi Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dijemput paksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Presiden ke-6 RI tersebut disebut-sebut terseret dalam kasus Hambalang.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube KANAL BERITA pada Rabu (19/4/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 87 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "SIANG INI KPK SERET PAKSA KETUA PARTAI DEMOKRAT // KASUS HAMBALANG SUDAH TEMUI TITIK TERANG".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan serupa, "SBY DI SERET PAKSA KPK. TERBONGKARNYA KASUS HAMBALANG BUAT SBY DI JEMPUT KPK".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim SBY dijemput paksa KPK gara-gara kasus Hambalang adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Pasalnya, tayangan ini hanya berisi beberapa video berbeda-beda yang diedit menjadi satu.
Selain itu, narator dalam video ini pun hanya mengutip dan membacakan artikel berjudul Jokowi Ambil Alih Kasus Korupsi Hambalang, Benarkah SBY Diseret Paksa KPK? yang diunggah oleh populis.id pada Senin (17/4/2023).
Baca Juga: Retailer XL Axiata Berhasil Dihadiahi Pulang Kampung Naik Mobil Mewah
Artikel ini mengulas soal kabar hoaks SBY yang ditangkap lembaga antirasuah tersebut.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai klaim SBY dijemput paksa KPK.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar SBY dijemput paksa KPK terkait kasus Hambalang adalah tidak benar.
Informasi yang disebarkan kanal YouTube KANAL BERITA tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa
-
Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
Lelaki yang Mengajakku Terjun dari Atas Menara
-
Quiet Quitting: Bentuk Perlawanan atau Keputusasaan Atas Beban Kerja?
-
Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla
-
Detik-Detik Imam Salat di Depok Meninggal Dunia, Ambruk saat Mau Sujud
-
Apa Merk Lipstik yang Tahan Lama dan Tidak Luntur saat Makan? Ini 6 Rekomendasi dan Harganya
-
Jalan di Jagakarsa Amblas, Dinas Bina Marga DKI Ungkap Biang Keroknya
-
Trailer Call of Duty: Black Ops 7 Zombies Anyar, Peta Totenreich Hadirkan Bos Raksasa
-
Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon