SDS dan FM awalnya hendak membunuh korban dengan cara diracun.
Masih ingat kasus pembunuhan seorang perempuan lansia bernama Naema S. Bachmid yang berusia 63 tahun? Ia adalah pemilik penginapan di Jalan Asshirot, RT 6/1, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia ditemukan bersimbah darah, sedangkan dua mobilnya, brand BMW dan Toyota dibawa lari dua pegawainya yang diduga sebagai pelaku.
Pihak Kepolisian terus mengusut kasus ini, sampai satu unit BMW milik korban ditemukan di parkiran Musholla Miftahul Jannah, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (14/4/2023). Kemudian Toyota Fortuner miliknya ditemukan di penitipan mobil Aqilla Jaya, Kronjo, Kabupaten Tangerang pada Jumat (15/4/2023).
Dikutip dari kanal News Suara.com, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap Naema S. Bachmid. Kedua pelaku berinisial FM, lelaki (31) dan SDS perempuan (49).
Keduanya dihadirkan dalam ekspose yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta. Mereka mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Berbeda dengan pelaku pembunuhan pada umumnya, yaitu menundukkan kepala, tersangka SDS justru narsis di hadapan sorotan kamera awak media. SDS bahkan mengarahkan tersangka FM yang terus menunduk agar menunjukkan wajahnya ke arah kamera.
SDS juga menyapa saat disorot kamera setelah sesi ekspose Kepolisian di Polda Metro Jaya.
"Halo!" ujar SDS berjalan kembali ke ruang tahanan bersama FM.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga menyebut bahwakedua pelaku ditangkap di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Motif daripada pembunuhan ini dilatarbelakangi perasaan sakit hati.
Kepada penyidik kedua tersangka menyebut korban kerap berkata kasar.
"Mulut korban lebih sakit," kata SDS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/4/2023), menggambarkan rasa sakit perlakuan majikannya itu melebihi luka fisik.
"Awalnya, menurut pelaku, korban baik. Namun setelah berjalan muncul sikap korban kurang baik. Di situ timbul awalnya mereka mau mencuri kendaraan berkembang membunuh," jelas AKBP Indriwienny Panjiyoga.
SDS dan FM awalnya hendak membunuh korban dengan cara diracun. Namun karena sudah tidak tahan lagi keduanya menjerat leher korban pakai tali.
Berita Terkait
-
Dua Mobil Mewah Milik Perempuan Lansia Korban Pembunuhan di Hotel Miliknya Sendiri Telah Ditemukan di Tangerang
-
Terjadi di Kebon Jeruk Jakbar: Perempuan Lansia Bersimbah Darah, Dua Mobil Mewah Dilarikan dari Rumah
-
40 Rumah Di Kebon Jeruk Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kompor Meledak
-
Ingin Menikahi Adik Ipar yang Telah Hamil, Suami di Tulang Bawang Racun Istri hingga Meninggal
-
3 Sekawan Kepergok Polisi Asyik Nyolong Kabel Dan Pipa AC Di Rumah Kosong Kebon Jeruk
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal