Mantan pentolan organisasi Front Pembela Islam atau FPI, Rizieq Shihab meminta umat Islam di Indonesia untuk mengikuti penetapan pemerintah terkait hari Idul Fitri 2023 atau 1444 Hijriah.
Imbauan itu disampaikan Habib Rizieq dalam ceramah yang diunggah di kanal Youtube Islamic Brotherhood Television (IBTV), pada Rabu (19/4/2023).
"Bagi masyarakat awam, yang enggak ngerti hisab, enggak ngerti rukyat, enggak ngerti falak, ikuti saja pengumuman pemerintah. Selesai. Enggak pusing kita saudara-saudara," kata Rizieq ceramahnya.
,
Permintaan itu disampaikan oleh Rizieq setelah ia membeberkan tentang latar belakang perbedaan dalam menetapkan hari raya Idul Fitri di antara para ulama. Ia menekankan bahwa perbedaan penetapan 1 Syawal bukan hanya soal metode yang digunakan, tetapi juga kriteria-kriteria yang dipakai.
Karennya Ia menegaskan bahwa umat Islam dan pemerintah harus menghargai perbedaan dalam penetapan hari raya Idul Fitri.
"Bagi yang ngerti hisab, dia punya hak ikuti hisab-nya. Enggak boleh diganggu oleh siapa pun, termasuk oleh pemerintah," tegas Habib Rizieq.
Sebelumnya pemerintah lewat Kementerian Agama telah mengumumkan pada Kamis (20/4/2023), bahwa Idul Fitri 2023 akan jatuh pada 22 April mendatang.
Meski demikian Muhammadiyah sebelumnya telah mengumumkan bahwa Idul Fitri atau 1 Syawal 1444 H akan dirayakan pada 21 April 2023. Sementara kelompok Aboge akan merayakannya pada 23 April.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km