/
Rabu, 26 April 2023 | 08:58 WIB
Cek fakta Rizky Febian ikut melukat. ([YouTube/hai infotainment])

Hubungan asmara Rizky Febian dan Mahalini terus menjadi sorotan warganet. Pasalnya, keduanya dikenal sebagai pasangan bucin meski terhalang perbedaan agama.

Namun, baru-baru ini beredar kabar bahwa anak Sule tersebut tidak ikut lebaran pada tahun ini. Rizky Febian disebut lebih memilih ikut menjalankan ritual melukat bersama Mahalini.

Melukat sendiri merupakan upacara pembersihan jiwa dan pikiran secara spiritual yang dilakukan oleh umat Hindu.

Kabar itu dibagikan oleh kanal YouTube hai infotainment yang mengunggah sebuah video berjudul "JALANI MELUKAT SAAT LEBARAN RIZKY FEBIAN PINDAH AGAMA?"

Narasi serupa juga terlihat dalam thumbnail yang menyebutkan bahwa Rizky Febian tidak merayakan lebaran pada tahun ini.

Pada thumbnail pun tampak potret Rizky Febian dan Mahalini dalam balutan pakaian khas umat Hindu.

Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 600 penayangan. Lantas, benarkah Rizky Febian lebih pilih ikut melukat daripada lebaran?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 2 menit 15 detik tersebut, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Rizky Febian absen lebaran tahun ini dan memilih ikut melukat bersama kekasihnya.

Baca Juga: 4 Daftar Bakso Paling Populer di Indonesia, Mana Nih Favoritmu?

Setelah ditelusuri, Rizky Febian memang pernah ikut menjalani melukat bersama Mahalini. Namun, momen itu terjadi saat Rizky Febian pergi mengunjungi keluarga Mahalini di Bali pada Mei 2022 lalu.

Sementara itu, terlihat dalam unggahan terbaru Rizky Febian di Instagram, pelantun Kesempurnaan Cinta tersebut masih merayakan lebaran.

Pengunggah video seolah sengaja menuliskan judul yang dapat menimbulkan asumsi menyesatkan dan menggiring opini publik.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Rizky Febian tak ikut lebaran pada tahun ini dan lebih memilih menjalani melukat dengan Mahalini merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan tersebut tidak memiliki keselarasan antara judul dengan isinya, sehingga dapat dikategorikan sebagai misleading content.

Load More