Narasi menyatakan adanya penangkapan atas Kadinkes Lampung, namun nyatanya ini.
Reihana Wijayanto adalah Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Lampung. Seperti dikutip dari Suara.com, ia disebutkan memegang jabatan itu sudah lebih dari satu dekade, yaitu 14 tahun. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, lalu naik ke tingkat provinsi. Ia berhasil mempertahankan jabatannya sebagai Kepala Dinkes Lampung selama tiga era kepemimpinan gubernur, yaitu Sjachroedin ZP, M Ridho Ficardo, dan kini Arinal Djunaidi.
Rekam jejak Reihana Wijayanto sebagai Kepala Dinas Provinsi Lampung pernah terjerat sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi. Seperti terseret kasus dugaan korupsi dalam kebijakan pengadaan Bus Rumah Sakit Keliling dan bus lain serta ambulans (2013). Kemudian dugaan korupsi pengadaan Peralatan Kesehatan (Alkes) Puskesmas di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung senilai Rp 13,5 miliar (2016) dengan status sebagai saksi.
Berdasarkan data LHKPN yang terakhir kali dilaporkan pada 31 Desember 2022, harta kekayaannya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 1,9 miliar, alat transportasi senilai Rp 450 juta, harta bergerak lainnya senilai Rp 6,7 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 300 juta.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, di media sosial Facebook sebuah akun bernama akun Seputar nusantara (fb.com/Seputarnusantara2024) pada 25 April 2023 mengunggah sebuah video berjudul "ALHAMDULILLAH GERAK CEPAT KPK BERBUAH MANIS, TERBUKTI K0RUPSI, KADINKES LAMPUNG BERHASIL DI AMANKAN". Sedangkan thumbnail foto adalah, "UPAYA KABUR GAGAL TOTAL !! TERBUKTI K0RUPSI, KADINKES LAMPUNG BERHASIL DI AMANKAN".
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, faktanya video yang menampilkan foto seorang wanita mengenakan baju orange yang diklaim sebagai penangkapan Kadinkes Lampung bukanlah penangkapan Kadinkes Lampung, Reihana Wijayanto.
Foto di video itu adalah foto hasil manipulasi dari foto tersangka AK (45), otak pembunuhan terhadap suami dan anak tirinya, digiring sejumlah anggota polisi di Polres Sukabumi Jawa Barat, pada Rabu, 28 Agustus 2019.
Foto yang asli, salah satunya dimuat di artikel berita di situs Kompas.com pada 30 Agustus 2019, berjudul "Terlilit Utang Rp 10 M hingga Bakar Jasad Suami, Aulia: Saya Ingin Bunuh Diri Saja".
Dikutip dari artikel ini, tersangka Aulia Kesuma alias AK, merupakan otak pembunuhan terhadap suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23). Aulia menyewa dua orang pembunuh bayaran berinisial S dan A untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya itu karena terlilit utang.
KESIMPULAN
Video memiliki konten yang dimanipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Venna Melinda Bakal Rujuk, Sudah Memaafkan Ferry Irawan di Hari Lebaran?
-
CEK FAKTA: Dihargai Rp 1 M, Nyawa Ayah Bima Yudho Diincar Advokat Gindha Ansori, Benarkah?
-
Cek Fakta: Digugat Cerai Ari Wibowo, Inge Anugrah Masuk Islam dan Berhijab
-
CEK FAKTA: Reino Barack Dalang Pencucian Uang Rafael Alun, Luna Maya Girang Sebut Karma Syahrini
-
CEK FAKTA: Jadwal Sepak Bola Indonesia vs Filipina di SEA Games 2023 Berubah Menurut Video Ini, Buat Apa?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia