Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah secara resmi melaporkan peneliti astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN atas nama Andi Pangerang Hasanuddin (APH) ke polisi.
Andi dilaporkan ke polisi setelah ia melemparkan ujaran bernada ancaman pembunuhan dalam debat di media sosial soal perbedaan penetapan Idul Fitri beberapa waktu lalu.
"Terkait dengan kasus Saudara APH, LBH PP Muhammadiyah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah melaporkan secara resmi kepada Kepolisian Republik Indonesia," tulis Sekretaris Umum PP Muhammadiyah di Twitter, Kamis (27/4/2023).
"Semoga Kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan laporan dan bukti-bukti yang kuat, seharusnya Polisi sudah bisa menahan Saudara APH," lanjut Abdul.
Abdul Mu'ti menambahkan bahwa Muhammadiyah mengapresiasi permintaan maaf Andi Pangerang dan peneliti senior BRIN yang juga mantan Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin.
"Meskipun demikian, dengan permintaan maaf tersebut PP. Muhammadiyah tidak akan mencabut laporan yang telah disampaikan kepada Kepolisian," imbuh dia.
Ujaran halalkan darah dari Andi Pangerang dilempar dalam sebuah perdebatan di Facebook yang membahas tentang perbedaan penetapan Idul Fitri yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah.
Diketahui Muhammadiyah dan pemerintah menggunakan metode dan kriteria berbeda dalam menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah, yang menandai Idul Fitri 2023.
Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab dari jauh hari sudah menetapkan Idul Fitri pada 21 April. Sementara pemerintah yang menggunakan metode rukyat menetapkan Lebaran pada 22 April.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel
-
Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme
-
4 Sunscreen Peptide, Bikin Kulit Plumpy dan Terhidrasi Sepanjang Hari!
-
Detik-Detik Sopir Truk Sampah di Gresik Larikan Kendaraan yang Terbakar ke Pos Damkar
-
Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya