Atlet para tenis meja nasional David Jacobs ditemukan di lokasi janggal, karena kereta yang dinaikinya tidak lewat Stasiun Juanda.
Atlet para tenis meja Nasional peraih medali perunggu Paralimpiade London 2012, David Jacobs ditemukan di pinggir rel stasiun kereta antara Stasiun Gambir dan Stasiun Juanda pada Kamis (27/4/2023) malam.
Ia kemudian dibawa ke rumah sakit dan meninggal dunia pada Jumat (28/4/2023) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.
Sampai saat ini, pihak Kepolisian tengah mendalami kejadian yang menimpa atlet Nasional itu.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Rima Ferdianto, Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Comittee (NPC) mengungkapkan bahwa sebelum diketemukan di pinggir rel kereta api, David Jacobs membuat pasfoto untuk pembuatan visa ke Slovenia mengikuti kejuaraan internasional. Bersama-sama atlet lainnya naik Toyota Hiace.
Kemudian, atlet bernama lengkap Dian David Mickael Jacobs itu pamit.
"Mas David pamit mau ke rumah mertuanya di Cinere dan main ping-pong dulu, malam baru pulang ke Solo," jelas Rima Ferdianto saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2023).
Karena itu ia terkejut saat mendengar David Jacobs ditemukan dalam kondisi kritis di pinggir rel antara Stasiun Gambir dan Juanda. Pasalnya David Jacobs akan bertolak ke Solo menggunakan kereta Argo Lawu.
Ada sedikit kejanggalan dengan temuan korban di lokasi itu.
"Padahal kereta Argo Lawu tidak ada di Stasiun Juanda, Mas David tergeletak di tempat sepi dan gelap, tapi barangnya tidak ada yang hilang," ungkap Rima Ferdianto.
"Kata dokter, tengkorak belakang kepala hancur," lanjutnya.
"Posisinya tidak lazim karena ada di antara Stasiun Gambir dan Stasiun Juanda. Itu bukan akses umum, hanya ada dua jalur kereta api di sana, dengan tembok yang cukup tinggi," imbuh Kombes Pol Komarudin, Kapolres Metro Jakarta Pusat, saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2023).
Saat ditemukan, kondisi barang-barang David juga cukup lengkap, tidak ada yang hilang. Termasuk tiket kereta api dengan tujuan Stasiun Gambir - Solo Balapan.
Berita Terkait
-
David Jacobs, Atlet Para Tenis Meja yang Tengah Urus Visa untuk Kejuaraan di Slovenia Meninggal Dunia
-
Sebelum Meninggal, Atlet Para Tenis Meja David Jacobs Sempat Tergeletak di Dekat Rel Kereta
-
Kabar Duka, Atlet Para Tenis Meja Indonesia David Jacobs Meninggal Dunia
-
Kampanyekan Gaya Hidup Sehat, Spectacular 2023 Hadirkan Sederet Atlet Nasional
-
Para Tenis Meja Indonesia Raih Tiga Medali Emas di Yunani
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
-
Bandara Kualanamu Catat Kenaikan Penumpang 29,4 Persen
-
Terbongkar! Prancis dan 2 Negara Eropa Dituding Diam-diam Bantu AS Bombardir Iran
-
Bojan Hodak Sebut Pemain Persib dalam Mood Bagus Setelah Libur
-
Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah, Jubir Hingga Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas
-
Dini Hari Mencekam di Palembang, Mobil Dibakar Bom Molotov, Pelaku Terekam CCTV
-
Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun
-
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Terminal Kalideres Dipantau Ketat Selama Arus Mudik Lebaran
-
Mendagri Ungkap Penyebab Antrean BBM di Kalbar, Panic Buying Gegara Hal Ini