Narasinya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjemput pemain Arsenal untuk diterjunkan di Timnas Indonesia tanpa proses kewarganegaraan.
Proses naturalisasi atau pewarganegaraan adalah langkah yang ditempuh seseorang untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia melalui permohonan. Dalam dunia sepak bola, proses ini juga berlaku di berbagai negara, lewat persyaratan tertentu, yang tidak selalu sama di setiap negara. Paling umum diistilahkan dalam dunia sepak bola adalah granny rule atau granparents rule. Yaitu galur keturunan salah satu pihak dari orangtua.
Dikutip dari SuaraDenpasar.com, dari kanal YouTube akun atas nama Delan Channel mengunggah video berjudul "Dipermudah Erik Thohir!! Pemain Keturunan Bisa Bela Timnas Tanpa Harus Naturalisasi". Dalam thumbnail, tampak Erick Thohir, logo Arsenal, pemain Premier League atau Liga Inggris, serta tulisan, "ERIK THOHIR NEKAD KE ARSENAL JEMPUT PEMAIN KETURUNAN", juga caption, "Ayahnya asli Jambi".
PENJELASAN
Dalam narasi konten sepanjang 3 menit 17 detik yang sudah disaksikan 4,5K penonton itu narator menjelaskan pemain keturunan yang bisa membela Timnas tanpa naturalisasi karena berkewarganegaraan Indonesia.
Selain itu diulas tentang pemain PSIS Semarang bernama Brandon Scheunemann.
Nama Brandon Scheunemann sendiri tidak asing, ia adalah putra dari coach Timo Scheunemann yang beberapa saat lalu mengawal tim Garuda Select berlatih di Inggris. Keluarga Scheunemann sendiri kondang di YouTube salah satunya lewat akun bernama Londo Jowo Kabeh, dan telah bermukim di Kediri serta Malang lebih dari 30 tahun lamanya.
Judul "ERIK THOHIR NEKAD KE ARSENAL JEMPUT PEMAIN KETURUNAN" saja sudah menyiratkan hal yang meragukan dari sisi kebahasaan. Pertama, salah menuliskan nama Ketua Umum PSSI sebagai Erik Thohir, padahal yang benar Erick Thohir.
Kedua adalah kata "nekad". Menurut kamus besar bahasa Indonesia, arti nekat (bukan pakai "d") adalah: 1 berkeras hati; 2 terlalu berani (dengan tidak berpikir panjang lagi); 3 tidak mempedulikan apa-apa lagi; 4 tetap tidak mau (mengalah, menurut, menyerah, dan sebagainya). Dalam hal ini, seseorang dengan kapasitas atau jabatan sekaliber Ketua Umum PSSI tentunya tidak bersikap nekat, akan tetapi sesuai dengan jalur serta peraturan yang berlaku, dan pertimbangan matang.
KESIMPULAN
Antara judul dan konten memiliki koneksi yang salah. Yaitu antara judul, dan gambar, tidak mendukung konten. Sedangkan konten sendiri memiliki kategori hoax.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Pengukuhan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023 Kamboja
-
Anak Buah Shin Tae-yong Soroti Kekurangan Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri, Pantik Kontroversi?
-
Beckham Ingin Timnas Indonesia Dapat Medali Emas "Match by Match"
-
CEK FAKTA: Nia Daniaty Wafat di Tempat Karena Mobilnya Tertimpa Truk, Video Ini Menyalahgunakan Artikel Metro Suara.com
-
CEK FAKTA: Salsa Bongkar Kelakuan Ayah Tiri, CCTV Jadi Saksi!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK