Mantan Kabag Bin Ops (KBO) Ditres Narkoba Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan membentak saksi saat menjalani proses rekonstruksi dalam kasus penganiayaan yang menjadikan dirinya dan Aditya Hasibuan, putranya, sebagai tersangka.
Dalam rekonstruksi yang digelar Polda Sumut, Medan Senin (8/5/2023), Achiruddin Hasibuan tampak kesal saat membantah kesaksian dari pihak korban.
"Kelen gentleman ya! Jangan kau bilang A, kau bilang B," ujarnya kepada saksi Rio yang hadir saat rekonstruksi seperti dilansir dari Suarasumut.id.
"Tidak benar saya bantah! Jangan ngarang-ngarang, betul-betulah! Jangan rekayasa sudah siap saya apa pun. Tapi jangan ngarang-ngarang, kelen masih kecil dek," lanjut Achiruddin Hasibuan dengan nada tinggi.
Achiruddin Hasibuan bereaksi tinggi ketika rekonstruksi memasuki adegan kesembilan, saat korban mendatangi rumahnya di Jalan Karya Dalam/Jalan Guru Sinumba.
Personel Polda Sumut lalu menenangkan Achiruddin Hasibuan. Kuasa hukum dari Ken Admiral juga berbicara kepada Achiruddin Hasibuan.
Achiruddin Hasibuan kini menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap Ken Admiral. Ia diduga membiarkan putranya Aditya Hasibuan, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa bernama Ken Admiral.
Video penganiayaan tersebut viral di media sosial dan menjadi perhatian publik se-Indonesia.
Adapun dalam rekonstruksi yang digelar Senin sore itu, diperagakan 27 adegan. Rekonstruksi itu digelar untuk tersangka Aditya dan Achiruddin Hasibuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Emil Audero Bikin Jay Idzes Seperti Anak Kemarin Sore di Serie A Italia
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Novel Boulevard of Wedding Dreams: Cara Memaknai Cinta setelah Patah Hati
-
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
-
Kejari Jakbar Setor Rp530 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judi Online ke Kas Negara
-
Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik
-
Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka