Hingga kini, pernikahan Indah Permatasari dan Arie Kriting belum mendapatkan restu dari Nursyah. Bahkan ibu Indah tersebut sering menyampaikan beragam isu, seperti meyakini Arie sudah menggunakan ilmu hitam untuk memikat Indah.
Padahal Indah selama ini sudah mencoba untuk memperbaiki hubungan dengan ibunya. Bahkan belum lama ini Indah membelikan tanah senilai Rp100 juta di depan rumah keluarganya.
"Iya, di depan, pas di depan. Bagus untuk parkir mobil. Harganya itu saya ditawari 144 (juta), tapi nego-nego gitu. Indah juga nego akhirnya jadinya 100 (juta) 96 meter," ungkap ayah Indah, Nasruddin, dikutip dari akun Instagram @starpro_id, Rabu (10/5/2023).
Namun hadiah bernominal besar ini nyatanya tak kunjung meluluhkan hati Nursyah. Dilihat dari kanal YouTube STARPRO Indonesia, Nursyah mengaku sulit memaafkan Indah dan Arie lantaran kelewat sakit hati.
"Kalian kan sudah bahagia, ya sudah, sudah terlalu sakit di sini (hati)," ujar Nursyah. "Uang tidak bikin hati tenang, uang dengan gedung yang tinggi tidak bikin hati tenang."
"Yang bikin hati tenang itu adem ayem orangnya, sopan santunnya itu," sambungnya menegaskan.
Nursyah memang kerap menyinggung soal sopan santun Arie yang dituding menjadi alasannya tak bisa menerima suami Indah tersebut. Meski belakangan Nursyah malah sering membawa narasi adanya ilmu hitam sampai santet.
"Saya mau dikasih Rp1 miliar sama Kriting, mau dikasih Rp2 miliar, Rp3 miliar, halooo... Saya tidak (mau memaafkan), tidak, karena sudah sering dia kasih kejahatan," kata Nursyah.
"Saya bukan (mau) uang, maaf sekali," tandasnya menegaskan lagi.
Baca Juga: Pernah Pelukan Mesra, Ini 'Dosa Besar' Arie Kriting yang Bikin Ibu Indah Permatasari Ogah Beri Restu
Perkara sifat Arie yang dianggap tidak sopan santun juga sering diungkit Nursyah. Seperti soal Arie yang tidak pernah berusaha meminta Indah dengan baik-baik darinya.
"Saya tanya, kalau mau sama cewek, sudah 3 kali ketemu sama saya, seharusnya kan bilang, 'Tante minta maaf, saya mau anak Ibu, saya mau ke keluarganya Ibu'. Tidak ada. Dari datang sampai pulang tidak ada ujung hidungnya, tidak ada basa-basinya," beber Nursyah, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official.
Berita Terkait
-
Nursyah Sering Sindir Indah Permatasari dan Arie Kriting di Medsos, Psikolog Kasih Pesan Menohok
-
Cek Fakta: Teganya Nursyah Panggil Anak Indah dan Arie dengan Sebutan Ini
-
Nursyah Sebut Indah Paksa Ayah Buat Restui Pernikahannya di Pinggir Jalan: Dia Lagi Enggak Sadar
-
Ragukan Ketulusan Orangtua Arie Kriting ke Cucu, Nursyah: Kalau Saya Sih Kasih Al-Quran
-
Pernah Pelukan Mesra, Ini 'Dosa Besar' Arie Kriting yang Bikin Ibu Indah Permatasari Ogah Beri Restu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel