Beredar video bernarasi Iis Dahlia histeris saat melihat suaminya, Satrio Dewandono, dijatuhi hukuman mati. Hal ini buntut adanya laporan Salshadilla Juwita ke pihak berwajib.
Klaim ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube SURYA INFORMASI pada Rabu (10/5/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube yang telah memiliki lebih dari 103 ribu subsciber ini menuliskan judul sebagai berikut, "Tegang! Histeris Iis Dahlia Melihat Suaminya Dijatuhi Hukuman Mati Usai Dilaporkan Salsa Hari Ini".
Sementara itu, dalam thumbnail video yang dibagikan juga tertulis keterangan senada dengan yang ada di judul video, "MENEGANGKAN, BANJIR AIR MATA IIS DAHLIA. AKIBAT ULATHNYA, AKHIRNYA SUAMI IIS DAHLIA DIJATUHI HUKUMAN MATI USAI SALSA LAPORKAN HAL INI KEPADA PIHAK BERWAJIB".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Iis Dahlia histeris melihat suaminya dijatuhi hukuman mati setelah dilaporkan Salshadilla Juwita adalah tidak benar.
Dalam unggahan berdurasi 4 menit 19 detik tersebut sama sekali tidak menguraikan dan memberikan bukti valid terkait klaim yang telah ditulis di bagian judul video. Sebagian besar tayangan ini justru berisi foto-foto Iis Dahlia dan Satrio Dewandono.
Selain itu, narator dalam video ini pun awalnya hanya mengulas momen ketika Salshadilla Juwita sungkem kepada ayah sambung. Hal ini begitu disorot karena Satrio Dewandono terciduk mencium bibir putri sambunya.
Baca Juga: Wakili Film Cobweb, Krystal f(x) Akan Menghadiri Cannes Film Festival 2023
Selanjutnya, narator dalam video ini lantas membacakan kabar hoaks soal Satrio Dewandono yang diringkus pihak berwajib.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Iis Dahlia histeri melihat Satrio Dewandono dijatuhi hukuman mati.
Simpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi Iis Dahlia histeri melihat Satrio Dewandono dijatuhi hukuman mati adalah tidak benar.
Unggahan kanal YouTube SURYA INFORMASI tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Penuh Air Mata! Uya Kuya Beberkan Motif Suami Iis Dahlia Menikahinya, Niat Buruk ke Salsa?
-
CEK FAKTA: Terlibat Hubungan Terlarang, Satrio Dewandono Diringkus Polisi Setelah Dilaporkan oleh Iis Dahlia
-
CEK FAKTA: Iis Dahlia Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Mendengar Pengakuan Satrio Dewandono
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih