Ribuan warga Indramayu dikabarkan menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun dan menuntut untuk segera ditutup.
Informasi tersebut disebarkan oleh akun Youtube RUANG INDONESIA yang diunggah pada 11 Mei 2023.
"WARGA INDRAMYU KEMBALI SERANG PONPES AL ZAYTUN," tulis judul video, dikutip Jumat (12/5/2023).
Selain itu, pemilik akun juga menyertakan thumbnail berupa foto yang memperlihatkan aksi massa yang tengah turun ke jalan.
"BEAKING NEWS...!! WARGA INDRAMAYU KEMBALI SERANG PONPES AL ZAYTUN ANCAM BAKAR PONPES JIKA TAK SEGERA DI TUTUP SECEPATNYA," demikian narasi pada thumbnail.
Namun benarkah warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun dan menuntutnya untuk segera ditutup?
Setelah dilakukan penelusuran, video yang diunggah sama sekali tidak menampilkan informasi seperti yang tertera pada judul.
Tidak ada tayangan video yang memperlihatkan warga Indramayu yang menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun.
Baca Juga: 5 Fakta Kontroversi Dinar Candy, Artis Seksi yang Aibnya Dibongkar Mantan Pacar
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun hingga ancam bakar pesantren tersebut jika tak segera ditutup merupakan klaim yang salah alias hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY