Via Vallen mengungkapkan alasannya yang belum siap mengenakan jilbab. Ia menyebut kalau sejak kecil dirinya kerap tidak nyaman saat menggunakan sesuatu yang kecil.
Lewat Instagram Stories, Via Vallen bercerita soal perasaan tidak nyaman untuk memakai barang-barang ketat, termasuk hijab.
"Manusia memang tempatnya banyak alasan. Kalo niat pake ya pasti bisa lewat jalan apapun. Tapi ya inilah aku dengan segala kekuranganku. Di sini aku mau cerita kenapa aku belum siap berhijab," tulis Via Vallen, dikutip dari Suara Denpasar - jaringan Suara.com, Senin (15/5/2023).
Penyanyi dangdut itu menjelaskan, sejak kecil dirinya memang tak pernah bisa berlama-lama saat mengenakan sesuatu yang ketat.
"Contoh: kunciran rambut, pake bando, pake kemben, kerah baju yg nempel di leher, kalung yang ketat di leher. Pokoknya apapun yg serba ketat aku ga bisa pake lama," tutur dia.
Kebiasaan ini pun lanjut ketika dia dewasa. Via Vallen cemas saat berada di ruangan sempit seperti kursi pesawat yang tidak memiliki jendela.
"Nah ketika dewasa, ketidaknyamananku dengan hal hal yang ketat bertambah jadi ke ruangan yang sempit. Aku ga bisa berlama lama di ruangan yang pandangannya sempit. Kalopun di ruangan kecil harus ada jendela kaca yang bisa terlihat area luar yg luas. Bahkan aku gelisah dan sesak nafas kalau duduk di kursi pesawat yang ga kelihatan jendelanya," papar Via Vallen.
Pada akhirnya ketidaknyamanan ini ikut berimbas ke penggunaan jilbab. Dia mengaku mual dan pusing apabila mengenakan hijab yang memerlukan peniti dan terasa ketat.
"Makanya kalo pake hijab yg pake peniti atau apapun yg bikin ketat dengan durasi yg lama, pasti mual dan pusing. Kecuali pake dalemannya doang/ninja yg bahan kaos aku masih bisa dan itu pun harus longgar yaa. Cuma aku mikir, kalo keluar keluar atau ada event Kepala di tutup pake ninja tok ya gimana," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius