Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih medali emas usai menekuk Thailand di final SEA Games 2023.
Namun seperti diketahui, keberhasilan Garuda Muda diwarnai insiden baku pukul yang melibatkan para official tim.
Akibat insiden tersebut Timnas Indonesia dikabarkan telah dilaporkan ke FIFA. Hal itu usai kiper Timnas Thailand menuduh Indonesia menghina klubnya.
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube LIGANYA DAGELAN pada, Rabu (17/5/2023).
"GAWAT, TIMNAS DILAPORKAN KE FIFA!! Kiper Thailand Tuduh Indonesia Hina Thailand, Ini Kronologinya," tulis judul video.
Lantas benarkah Timnas Indonesia dilaporkan ke FIFA?
Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, tidak ada narasi yang menyebut terkait laporan ke FIFA seperti yang tertera pada judul.
Dalam video tersebut, narator hanya menyampaikan mengenai tuduhan kiper Timnas Thailand yang menyebut Indonesia terlebih dahulu memprovokasi sebagai penyebab terjadinya keributan.
Baca Juga: Inter Tembus Final Liga Champions, Lautaro Martinez: Ini Mimpi yang Jadi Kenyataan
Disebut bahwa, Timnas Indonesia datang untuk melakukan selebrasi ke beach Thailand ketika kembali unggul 3-2.
Padahal kenyataannya, ketika mampu menyamakan kedudukan 2-2, pemain Thailand lah yang datang ke beach Timnas Indonesia sebagai bentuk provokasi.
Ditelusuri terpisah, diketahui bahwa, official Timnas Thailand justru datang menangis untuk meminta maaf kepada Kombes Sumardji usai pertandingan berlangsung.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipastikan informasi mengenai Timnas dilaporkan ke FIFA merupakan informasi bohong alias hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel