Habib Bahar bin Smith atau Habib Bahar tengah menjadi sorotan usai mengaku ditembak oleh orang tak dikenal di dekat Pondok Pesantren Alawiyyin di Pabuaran, Kemang, Bogor.
Kejadian itu membuat kontroversi Habib Bahar di masa lalu kembali menjadi pembahasan, berikut sejumlah kontroversi Habib Bahar?
Dianggap Menghina Kepala Negara
Pada 2021 lalu, Habib Bahar dianggap menghina Presiden RI dalam salah satu ceramahnya.
Kala itu, Bahar dilaporkan ke polisi oleh Komunitas Cyber Indonesia karena ceramahnya di Palembang.
Dalam ceramahnya, ia dianggap menghina presiden dengan kata "banci". Kendati demikian, kasus tersebut tidak diusut hingga selesai.
Video Viral Menganiaya Dua Santri
Habib Bahar pernah terlibat kasus penganiayaan kepada 2 orang santri di Bogor.
Dalam pengakuannya, Bahar mengatakan motif penganiayaan itu karena kesal dengan dua santri tersebut. Pasalnya dua santri itu mengaku sebagai dirinya, bahkan menyebut istri sahnya sebagai istri mereka.
Baca Juga: Coldplay Ternyata Pernah Senggol Jokowi Soal Krisis Iklim Tapi Dicuekin
Kasus penganiayaan tersebut akhirnya ditangani oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) dengan hukuman 3 tahun penjara.
Berseteru dengan Ryan Jombang
Saat dirinya dipenjara di Lapas Gunung Sindur Bogor, Bahar pun diketahui pernah berseteru dengan narapidana lainnya, Ryan Jombang.
Keduanya pun diketahui berseteru karena masalah uang. Namun, permasalahan keduanya mereda pasca Habib Bahar keluar dari Lapas Gunung Sindur.
Menganiaya Sopir Taksi Online
Setelah bebas dari lapas pada 2021 lalu, Habib Bahar kembali berulah. Akibatnya, ia kembali dijebloskan ke jeruji besi dengan vonis hukuman 3 bulan penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau