Program acara Brownies yang dipandu oleh Ruben Onsu, Wendy Cagur, Ayu Ting Ting hingga Ivan Gunawan menuai kritik karena dinilai atlet disabilitas yang menjadi bintang tamu.
Hal tersebut heboh dan menjadi viral di media sosial setelah akun Twitter bernama @jayapuraupdate memposting potongan video di acara tersebut.
Dalam unggahannya, ia menulis keterangan bila seluruh tim kreatif acara itu tidak memiliki hati.
"Produser acaranya goblok.. tim kreatif nya idiot... pembawa-pembawa acaranya orang munafik semua.. tidak punya hati," tulis pemilik dalam sebuah utas di Twitter, dikutip Jumat (26/5/2023).
Awalnya terlihat hadir dalam acara tersebut para atlet disabilitas, di antaranya adalah atlet Sepakbola Amputasi Agung Rizki Satria dan atlet menembak Yahas Nur Rahmat.
Para host pun tampak mengajukan pertanyaan kepada para bintang tamu tersebut.
Sementara itu, atlet tersebut menjawab pertanyaan dengan memberikan motivasi kepada banyak orang bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk menorehkan sebuah prestasi.
Namun di tengah acara para host tampak mengundang instruktur senam Deo Valenti yang kerap viral di media sosial.
Saat itu host mulai menyuruhnya menunjukkan gerakan senam yang biasa ia peragakan di media sosial.
Baca Juga: Mudah! Begini Cara dan Syarat Daftar BPJS Lewat HP
Para host mulai mengikuti gerakan yang diperagakan oleh Deo Valent yang juga terlihat mengajak para atlet disabilitas untuk ikut bergoyang.
Momen itulah yang membuat banyak warganet geram saat melihatnya.
Dengan kondisi para atlet yang memiliki keterbatasan, tentu saja mereka merasa kesulitan untuk mengikuti gerakan senam yang lincah dan gemulai tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026